Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengaku bangga bisa menukangi Timnas Indonesia. Ini disampaikannya kepada media Korea Selatan (Korsel), Khan, menyusul hasil positif Timnas Senior Indonesia melawan Taiwan.
Skuad Garuda --julukan Timnas Indonesia--memang bermain bagus dalam dua leg melawan Taiwan di babak play-off Kualifikasi Piala Asia 2023. Armada Shin Tae-yong menang dengan agregat mencolok 5-1.
Tak cuma itu, secara statistik Timnas Indonesia juga istimewa. Skuad Garuda bahkan selalu menguasai ball possession di atas 70 persen dalam dua laga tersebut.
Kedua kemenangan itu, merupakan yang pertama bagi Timnas Senior Indonesia dalam laga internasional resmi semenjak 2019.
Menanggapi hasil positif ini, Shin Tae-yong mengaku senang melihat anak-anak asuhanya bangga dari hasil yang diraih ketimbang prestasi individu.
"Hasil terbesar saya ialah pemain Indonesia mulai mendapatkan kebanggaan dibandingkan pencapaian individu. Mereke bangga, saya juga bangga. Sepakbola Indonesia telah membuat saya bangga," kata Shin Tae-yong seperti dikutip dari Khan, Rabu (13/10/2021).
Shin pun melihat ada banyak potensi dari pemain-pemain Indonesia. Ia mengaku baru benar-benar melihatnya saat memantau langsung pertandingan di BRI Liga 1.
"Liga di sini sempat ditunda karena COVID-19, tapu kini sudah berjalan lagi. Saya lihat banyak pemain Indonesia secara keseluruhan memiliki skill yang sangat baik," tutur Shin.
Usai berhasil mengamankan tiket ke kualifikasi Piala Asia 2023, Shin Tae-yong sendiri kini mengalihkan fokus keTimnas Indonesia U-23.
Baca Juga: PSSI Serahkan Nasib Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 ke AFC
Adapun skuad Garuda Muda --julukan Timnas U-23-- akan menggelar training camp (TC) di Tajikistan sebagai persiapan menghadapi kualifikasi Piala Asia U-23 2022 mulai 27 Oktober mendatang.
Di babak kualifikasi ini, Timnas Indonesia U-23 berada di Grup G bersama Australia, China, serta Brunei Darussalam. Namun, dua tim terakhir dilaporkan sudah menarik diri dari kualifikasi.
Berita Terkait
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Maarten Paes: Dulu Waktu Kecil, Saya Tidur Pakai Piyama Ajax
-
Laga Timnas Indonesia Lawan Irak Jadi Rujukan Ajax Jatuh Hati pada Kualitas Maarten Paes
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Profil Pemain Keturunan yang Direndahkan Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor
-
Kalahkan Jepang Secara Dramatis, Timnas Futsal Indonesia Melaju ke Final Piala Asia Futsal 2026
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
D'Leanu Arts Pemain Keturunan Gombong Berstatus Tanpa Klub, Bakal Main di BRI Super League?
-
Selamat Tinggal Kevin Diks? Rekan Maarten Paes di Ajax Dibidik Borussia Monchengladbach
-
Profil Lengkap Samuel Eko Putra Spesialis Perobek Gawang Jepang, Bawa Timnas Futsal Indonesia Unggul
-
Maarten Paes: Dulu Waktu Kecil, Saya Tidur Pakai Piyama Ajax
-
Warisan Xabi Alonso: Fisik Pemain Real Madrid Terkuras, Identitas Gak Jelas
-
Laga Timnas Indonesia Lawan Irak Jadi Rujukan Ajax Jatuh Hati pada Kualitas Maarten Paes
-
Kelebihan Pemain Asing, Persib Bandung Wajib Tendang Satu Nama