- Real Madrid fokus meningkatkan fisik pemain pasca libur di bawah arahan Antonio Pintus untuk atasi masalah kebugaran warisan Xabi Alonso.
- Analis Spanyol meragukan solusi fisik semata karena masalah taktik dan identitas permainan tim Real Madrid belum terselesaikan.
- Klub dinilai menjadikan pemulihan kebugaran sebagai solusi cepat untuk menutupi minimnya ide dan struktur permainan tim.
Suara.com - Real Madrid kembali memulai latihan di Valdebebas pada Rabu, setelah jeda 48 jam bagi para pemain untuk menikmati waktu bersama keluarga.
Latihan ini dipimpin oleh pelatih fisik Antonio Pintus, yang dikenal dengan pendekatan latihan fisik untuk meningkatkan kapasitas paru-paru pemain.
Real Madrid menekankan pentingnya pemulihan fisik, mengingat kondisi tim yang dinilai tercekik fisik, warisan dari era kepelatihan Xabi Alonso.
Klub percaya peningkatan stamina dan kebugaran akan membuat pemain lebih segar saat menghadapi menit-menit krusial di akhir pertandingan.
Namun, banyak analis bola Spanyol mempertanyakan fokus berlebihan pada fisik sebagai solusi.
Javier Herráez menyoroti bahwa tim tidak bisa menyelesaikan masalah yang sudah ada sejak September hanya dalam 15–20 hari latihan.
“Situasi tim menuntut lebih dari sekadar fisik. Latihan taktik untuk pertandingan berikutnya juga sangat penting, tapi itu belum dilakukan.” kata pundit Spanyol lainnya, Antón Meana seperti dilansir dari Cardena Ser.
Para pundit Spanyol lebih menyoroti bahwa Real Madrid belum memiliki identitas permainan yang jelas, bahkan beberapa minggu setelah kedatangan Arbeloa.
Meskipun klub menekankan kebugaran sebagai solusi cepat, kenyataannya, masalah struktural dalam permainan tim tetap menjadi isu utama yang harus segera diatasi.
Baca Juga: Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris
“Fokus pada fisik dan cedera seringkali menjadi mantra untuk menutupi kekurangan tim. Sama seperti yang terjadi di Barcelona dengan Xavi atau Hansi Flick, fisik dijadikan alasan untuk menyembunyikan masalah nyata, yaitu minimnya ide permainan,” jelas Jordi Marti.
Kontributor: M.Faqih
Berita Terkait
-
Drama Deadline Day: 5 Kisah Transfer Paling Gila dan Tak Terlupakan dalam Sejarah Liga Inggris
-
Jerit Kesakitan Jude Bellingham Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen di Piala Dunia 2026?
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Negosiasi Buntu! Karim Benzema Tinggalkan Al-Ittihad, Lanjut Karier ke Al Hilal
-
Investasi Rp4 T Tak Berbuah Manis, Florentino Perez Bakal Rombak Skuat Real Madrid
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Real Madrid Hancur dari Dalam! Los Blancos Bakal Hukum Berat Valverde dan Tchouameni?
-
Klarifikasi Federico Valverde Usai Dilaporkan Ribut dengan Aurelien Tchouameni
-
Bomber Persib Andrew Jung Tak Sabar Bantai Persija di Samarinda
-
Persija vs Persib Digelar di Samarinda, Dirigen Viking Yana Umar Bilang Begini
-
Persipura Jayapura Siap Mati-matian Hadapi Adhyaksa demi Tiket Promosi
-
Mendominasi! 3 Klub Inggris Sukses Tembus Final Tiga Kompetisi Berbeda di Eropa
-
Erick Thohir Tak Ikut Campur soal Hasil Piala AFF U-19 2026
-
Crystal Palace Ukir Sejarah, Tantang Rayo Vallecano di Final Liga Conference
-
Pelatih Sassuolo Bagikan Kabar: Kondisi Jay Idzes Sedikit Lebih Buruk
-
Freiburg Singkirkan Braga Dramatis, Tantang Aston Villa di Final Liga Europa