Suara.com - Cukup banyak pemain Timnas Indonesia yang mendapat kesempatan berkarier di luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.
Pada laga Indonesia melawan Taiwan di playoff Kualifikasi Piala Asia 2023, misalnya, ada lima pemain yang merumput di luar negeri. Siapa saja mereka?
1. Asnawi Mangkualam
Pemain Timnas Indonesia yang berkarier di luar negeri pertama adalah Asnawi. Sejak Februari 2021 lalu, pemain berusia 21 tahun ini bergabung dengan klub divisi kedua Liga Korea, Ansan Greener.
Sudah 12 pertandingan yang dilewati Asnawi bersama Ansan. Dia pun selalu jadi pilihan utama Shin Tae-yong di sisi kanan pertahanan Indonesia pada dua leg melawan Taiwan.
Sudah cukup lama Egy berkarier di luar negeri, khususnya Eropa. Dia memulai kariernya di Eropa bersama klub Polandia, Lechia Gdask, pada 2018 silam.
Setelah 3 tahun di sana, Egy tak cukup banyak mendapat kesempatan bermain. Pemain asal Sumatera Utara tersebut akhirnya pindah ke klub Slovakia, FK Senica.
Baca Juga: Curhat ke Media Korsel, Shin Tae-yong Mengaku Bangga Bisa Latih Timnas Indonesia
Mengikuti jejak Egy, Witan juga menjajal peruntungan dengan berkarier di Eropa. Perjalanannya dimulai dengan bergabung bersama klub asal Serbia, Radnik Surdulica.
Namun, Witan tak bertahan lama di sana kemudian pindah ke klub Egy sebelumnya, Lechia Gdansk. Di leg kedua melawan Taiwan kemarin, Witan sukses menyumbangkan satu gol.
4. Ryuji Utomo
Bek tangguh ini sekarang bergabung bersama klub asal Malaysia, Penang FA, dengan status pinjaman dari Persija Jakarta. Ryuji telah memainkan 15 laga bersama Penang FA di musim ini.
Sebelum ke Malaysia, Ryuji sudah pernah berkarier di luar negeri juga. Dia sempat bermain di Bahrain bersama Al Najma dan di Thailand memperkuat PTT Rayong.
Syahrian Abimanyu saat ini bermain di Liga Super Malaysia. Pada akhir 2020 lalu, pemain Timnas Indonesia ini mengikat kontrak dengan Johor Darul Takzim alias JDT.
Tak tanggung-tanggung, JDT memagari Abimanyu dengan kontrak 3 tahun. Catatan ini boleh jadi sebagai atribut bagaimana Abimanyu akan menjadi pemain masa depan JDT.
[Penulis: Aditia Rizki]
Tag
Berita Terkait
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
Timnas Indonesia Gagal Total di Piala AFF 2026, Wakil Rakyat Ingatkan Bahaya Naturalisasi Instan
-
Kata-kata Ole Romeny Usai Cetak Gol, Pelatih PSV Dibuat Naik Pitam
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo