Suara.com - Australia dipastikan menjadi satu-satunya lawan yang dihadapi Timnas Indonesia U-23 pada kualifikasi Piala Asia U-23 2022.
Hal ini menyusul mundurnya dua Dua kontestan lain di Grup G, Brunei Darussalam dan China, dari ajang ini. Dengan begini, Grup G hanya menyisakan Indonesia dan Australia.
Adapun, partai Grup G kualifikasi Piala Asia U-23 2022 antara Indonesia U-23 vs Australia akan berlangsung di Republican Central Stadium, Dushanbe, 27 Oktober 2021.
Australia sendiri bisa menjadi ancaman serius buat Timnas U-23. Tim berjuluk Olyroos itu diperkuat pemain-pemain yang tampil di kompetisi Eropa dan Asia.
Salah satu pemain yang patut diwaspadai adalah sang kapten Australia U-23, Thomas Deng. Saat ini dia tercatat sebagai pemain di klub J-League Jepang, Urawa Red Diamonds.
Profil Kapten Australia U-23
Deng merupakan sosok kelahiran Kenya pada 20 Maret 1997. Setelah terjadi konflik di negaranya, Deng pindah ke Adelaide, Australia, bersama keluarganya.
Di Australia, dia menemukan kehidupan baru dan lebih mudah menjangkau akses bermain sepak bola. Dia kemudian bergabung dengan beberapa akademi.
Pada usia 16 tahun, Deng memulai debutnya sebagai pesepak bola senior bersama Western Eagles FC.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 akan Uji Coba dengan Tajikistan
Setelah satu musim di sana, dia direkrut oleh klub yang lebih besar yang berbasis di Melbourne, Green Gully SC. Karena penampilan impresifnya, perjalanan karier Thomas Deng berlanjut ke klub lebih besar.
Pemain yang biasa berposisi sebagai bek tengah itu direkrut oleh Melbourne Victory untuk masuk ke tim junior mereka.
Karena talenta yang menonjol, Deng promosi ke tim utama Melbourne Victory dan menjalani debutnya pada di tim senior pada 2015 pada ajang FFA Cup Australia.
Di tahun yang sama, Deng menjalani debut di A-League bersama Melbourne. Bakat Deng tercium hingga Eropa hingga akhirnya dipinjam Jong PSV selama satu musim pada Juni 2016.
Namun, Deng tak banyak mendapat kesempatan di sana karena cuma tampil 5 kali. Di musim selanjutnya, dia kembali ke Melbourn Victory.
Setelah lima tahun di Melbourne Victory dengan memberikan satu gelar A-League, Thomas Deng memperluas kariernya dengan bergabung bersama Urawa Red Diamond pada Januari 2020.
Sejak bergabung dengan Urawa Red, Deng banyak mendapat kesempatan dengan tampil 25 kali di semua ajang.
Adapun, karier Thomas Deng di tim nasional dimulai saat dia masuk ke skuat Australia untuk Piala Asia U-23 2016.
Dia kemudian menjalani debut di tim nasional senior Australia pada laga persahabatan melawan Kuwait pada Oktober 2018.
Deng juga berandil besar membawa Australia U-23 menempati posisi ketiga pada Piala Asia U-23 2020 di Thailand.
Di ajang Olimpiade Tokyo 2020, Thomas Deng lantas dipercaya menjadi kapten. Dia mencetak satu gol dalam kemenangan 2-0 Australia atas Argentina. Namun sayangnya Thomas Deng gagal membawa Australia lolos dari fase grup.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
-
Marselino Ferdinan Merapat ke Macan Kemayoran, Jawaban Bos Persija Bikin Penasaran
-
Bikin Timnas Indonesia Berantakan, Patrick Kluivert Dilirik Jadi Asisten Xavi di Belanda
-
Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
-
Mees Hilgers Kembali Latihan Bersama FC Twente Jelang FIFA ASEAN Cup 2026
-
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Mesin Gol JDT Selangkah Lagi Bela Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK
-
Minta Praperadilan Febrie Ditolak, Kejagung: Tak Ada Duplikasi Penetapan Tersangka