Suara.com - Pemerintah belum lama ini telah memberikan lampu hijau bahwa suporter ataupun penonton segera bisa datang ke stadion untuk mendukung langsung tim kesayangannya bertanding. Namun, itu dengan syarat serta beberapa ketentuan mengingat masih dalam masa pandemi COVID-19.
Setelah mendapatkan informasi tentang rencana pemerintah mengizinkan adanya penonton di pertandingan sepakbola tersebut, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) sebagai operator kompetisi BRI Liga 1 2021-2022 dan Liga 2 2021 langsung berkoordinasi dengan PSSI serta pihak-pihak terkait.
Nantinya akan ada peraturan khusus tentang dibukanya kembali stadion untuk laga-laga Liga 1 dan Liga 2. Karena berhubungan langsung dengan kelancaran kompetisi, dibutuhkan perhatian dan komitmen semua pihak dalam menerapkan peraturan tersebut.
Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita berharap jangan sampai ada pelanggaran yang akhirnya merugikan banyak pihak. Aturan serta kapan para suporter bisa hadir kembali ke stadion akan diumumkan dalam waktu dekat.
"Jika ada pelanggaran oleh suporter atau penonton, akan ada hukuman tegas. Pertama, klub akan mendapatkan sanksi tegas, bisa dalam bentuk pengurangan poin atau yang lainnya," jelas Akhmad Hadian dalam keterangan resminya, Jumat (15/10/2021).
"Tidak hanya itu, bagi kelompok suporter atau penonton yang melakukan pelanggaran maka akan dilarang untuk kembali datang ke stadion lagi,” tegasnya.
Lebih lanjut, dijelaskan bahwa peraturan tentang hadirnya kembali penonton di pertandingan sepakbola profesional itu juga akan mengatur banyak hal-hal lain secara detail. Oleh sebab itu, dibutuhkan komitmen saling mendukung satu sama lain.
"Bukan cuma membahas ketentuan jumlah penonton, namun juga ada aspek lain yang harus diperhatikan. Seperti penonton wajib menerapkan aplikasi PeduliLindungi, kewajiban dua kali vaksin, sampai dengan teknis penjualan tiket secara online,” terang Akhmad Hadian.
"Sekali lagi, ini tak mudah. Butuh komitmen bersama agar kompetisi tetap bergulir lancar dan menghibur," pungkas lelaki asal Jawa Barat tersebut.
Berita Terkait
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
Terkini
-
Siap-siap Panen Cuan! Dividen BBRI Diproyeksi Tembus 13 Persen, Minat Borong?
-
Sifat dan Karakter Shio Kambing dari Positif hingga Negatif
-
Meroket Lagi, IHSG Menuju Level 6.400
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
-
Serangan Harimau Kembali Terjadi di Siak, Kali Ini Korbannya Pekerja Alat Berat
-
Kiamat Harga Gadget 2027? TSMC Naikkan Biaya Produksi Chip 10%, Raksasa Teknologi Mulai "Eksodus"
-
Live Malam Hari! Catat Jadwal Siaran Langsung Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
-
Antam dan Galeri 24 Koreksi, Cek Harga Jual dan Buyback Emas Hari Ini di Pegadaian
-
Sepak Terjang Nanik S. Deyang Pimpin BGN, Kini Pilih Mundur Fokus Pengobatan
-
Bukan Sekadar Transportasi, KRL Mengubah Cara Saya Melihat Perjalanan Harian