Suara.com - Pelatih Persib Bandung Robert Alberts menyebutkan anak asuhnya kecolongan di babak pertama ketika menghadapi PSS Sleman pada pekan ke-8 Liga 1 di Stadion Manahan, Solo, Jumat.
"Babak pertama kita memainkan bola lambat dan tidak diiringi speed dari beberapa pemain yang seharusnya bisa memanfaatkan situasi itu. Kita melakukan kesalahan sendiri di babak pertama," ujar Robert di sesi konferensi pers seusai laga, seperti dilansir Antara Jumat.
Selanjutnya pelatih asal Belanda itu mengatakan, formasi yang digunakan Persib di babak pertama merupakan pertama kali mereka gunakan dengan menempatkan Ezra Walian sebagai penyerang tunggal.
Di babak kedua, Robert melakukan perubahan pada formasi Persib dengan memasukan Geoffrey Castillion dan Wander Luiz serta mengirimkan bola lebih cepat ke lini pertahanan PSS.
"Di babak pertama, formasi ini memang belum pernah kita pakai dengan menempatkan Ezra (Walian) di depan, seperti itu. Tapi kita sudah mencobanya, tapi sepertinya tidak berhasil," terang Robert.
"Karena itu di babak kedua, Geoffrey dan Wander Luiz. Kemudian kita coba lebih banyak memainkan bola ke depan dengan cepat dan itu berhasil. Karena kita tahu, Sleman sejak babak pertama memakai taktik defend terlebih dahulu," sambung dia.
Pada pertandingan ini, Persib sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama melalui gol yang dicetak oleh Nemanja Kojic pada menit ke-33 memanfaatkan kesalahan dari lini pertahanan Maung Bandung.
Di babak kedua, Persib berhasil bangkit dan mencetak empat gol melalui brace yang dicetak oleh Wander Luiz dan Mohammed Rashid, sebelum PSS memperkecil kedudukan melalui Irfan Jaya.
Kemenangan ini membuat Persib berada di posis kedua sementara klasemen Liga 1 dengan raihan 16 poin, sedangkan PSS masih berada di posisi 12 dengan torehan 8 poin dari 8 laga.
Baca Juga: Comeback, Borneo FC Berhasil Lumat PSM Makassar 2-1
Selanjutnya Persib Bandung dijadwalkan akan berhadapan dengan PSIS Semarang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (26/10) pada pekan ke-9 Liga 1 2021/2022.
Berita Terkait
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Dorong Sepakbola Putri, IndonesiaPrancis Gelar Coaching Clinic dan Workshop
-
Marc Klok Ingin Tuah GBLA Berlanjut Saat Persib Bandung Hadapi Bali United
-
Ricky Fajrin Akui Persib Bandung Tim Bagus dan Salah Satu Favorit Juara
-
Layvin Kurzawa Apresiasi Kegiatan Women Empowerment In Football Collaboration Coaching Clinic
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Kalah dari Dewa United, Hendri Susilo: Pemain Tidak Patuh
-
Kecewa Kalah dari Persib Bandung, Johnny Jansen: Bali United Seharusnya Menang
-
Inter Milan Menang Dramatis 4-3 atas Como, Kian Dekat ke Scudetto
-
Marie-Louise Eta Ukir Sejarah, Jadi Pelatih Perempuan Pertama di Bundesliga
-
Roberto De Zerbi Tekankan Mentalitas Positif untuk Selamatkan Tottenham dari Degradasi
-
Lille Pesta Gol 4-0 atas Toulouse, Calvin Verdonk Tampil 14 Menit
-
Napoli Ditahan Parma 1-1, Gagal Pangkas Jarak dari Inter Milan
-
Manchester City Hajar Chelsea 3-0 di Stamford Bridge, Pepet Arsenal di Klasemen
-
Sempat Stres Soal Paspoortgate, Dean James Tegaskan Komitmennya untuk Timnas Indonesia
-
Mikel Arteta: Rasanya Seperti Pukulan Telak di Wajah