Suara.com - Komite Disiplin (Komdis) PSSI kembali merilis pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di BRI Liga 1 2021/2022. Sejak sidang pada 19 Oktober 2021, ada 10 putusan yang dikeluarkan.
Salah satu klub yang mendapatkan sanksi adalah Persija Jakarta. Macan Kemayoran --julukan Persija-- harus membayar denda Rp 50 juta karena ada tamu VIP masuk ke dalam ruang ganti tim.
Tidak dijelaskan siapa tamu tersebut. Namun, kejadian tersebut berlangsung saat Persija meraih kemenangan atas Madura United 3-2 pada 22 Oktober lalu.
Selain itu, Persija juga mendapat sanksi lain karena terlambat melakukan kick-off di laga yang sama dan harus membayar denda Rp 50 juta. Sehingga total Persija harus membayar Rp 100 juta.
Sementara buntut aksi COO Bhayangkara FC dan Pelatih Persib Robert Albert saat kedua tim berhadapan pada 16 Oktober lalu hanya diberi teguran keras oleh Komdis PSSI.
Selain klub, pemain dan ofisial tim juga disanksi oleh Komdis PSSI. Seperti Kiper Bali United, Wawan Hendrawan yang memukul rekan satu timnya sehingga dilarang bermain dalam dua pertandingan dan denda Rp 10 juta.
Pemain-pemain lain juga menerima sanksi yakni Muhammad Isa (Persiraja Banda Aceh), Israel Wamiau (Persipura), Bruno Moreira (Persebaya), dan ofisial tim Persija Muhammad Araaf Sidik.
Berikut kompilasi sanksi Komdis PSSI
1. Persib Bandung
Bentuk pelanggaran: Tindakan percobaan melakukan pelanggaran disiplin
Waktu: Bhayangkara FC vs Persib Bandung, 16 Oktober 2021
Hukuman: teguran keras
Baca Juga: Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya: Dominasi Bajul Ijo atas Macan Kemayoran Berlanjut
2. Bhayangkara FC
Bentuk pelanggaran: Tindakan percobaan melakukan pelanggaran disiplin
Waktu: Bhayangkara FC vs Persib Bandung, 16 Oktober 2021
Hukuman: teguran keras
3. Bhayangkara FC
Bentuk pelanggaran: Pelemparan bungkus makanan ke dalam lapangan
Waktu: Bhayangkara FC vs Persib Bandung, 16 Oktober 2021
Hukuman: sanksi Rp 20 juta
4. Muhammad Isa (Persiraja Banda Aceh)
Bentuk pelanggaran: Melanggar fair-play
(Menendang ke arah wajah pemain lawan)
Waktu: Persiraja vs Persija Jakarta, 2 Oktober 2021
Hukuman: larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp 10 juta
5. Israel Wamiau (Persipura Jayapura)
Bentuk pelanggaran: Melanggar fair-play
(Memukul pemain lawan)
Waktu: Persipura Jayapura vs Persebaya, 16 Oktober 2021
Hukuman: larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp 10 juta
6. Bruno Moreira (Persebaya Surabaya)
Bentuk pelanggaran: Melanggar fair-play
(Memukul pemain lawan)
Waktu: Persipura Jayapura vs Persebaya, 16 Oktober 2021
Hukuman: larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp 10 juta
7. Wawan Hendrawan (Bali United)
Bentuk pelanggaran: Melanggar fair-play
(Memukul rekan satu tim)
Waktu: PSM Makassar vs Bali United, 17 Oktober 2021
Hukuman: larangan bermain dua pertandingan dan denda Rp 10 juta
8 Muhammad Araaf (Persija Jakarta)
Bentuk pelanggaran: Melanggar fair-play
(mengintimidasi perangkat pertandingan)
Waktu: Persija vs Arema FC, 17 Oktober 2021
Hukuman: larangan mendampingi tim satu pertandingan dan denda Rp 45 juta
9. Persija Jakarta
Bentuk pelanggaran: Terlambat kick-off
Waktu: Madura United vs Persija Jakarta, 22 Oktober 2021
Hukuman: denda Rp 50 juta
10. Persija Jakarta
Bentuk pelanggaran: Tamu VIP masuk ruang ganti tim
Waktu: Madura United vs Persija Jakarta, 22 Oktober 2021
Hukuman: denda Rp 50 juta
Berita Terkait
-
Taufik Hidayat Ketagihan Bikin Gol untuk Timnas Indonesia U-23
-
Persija Dibungkam Persebaya, Angelo Alessio Minta Pemain Bangkit dan Fokus Hadapi Persik
-
Aji Santoso Puji Penampilan Gemilang Kiper Mudanya Saat Hadapi Persija
-
Performa Lawan Persebaya Bikin Gusar, Angelo Alessio: Persija Tak seperti Main Sepakbola!
-
Gol Taisei Marukawa Beri Kemenangan Persebaya atas Persija
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis