Suara.com - Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Akhmad Hadian Lukita mengatakan bahwa tim ad hoc (tim dengan tujuan khusus) pengadaan teknologi asisten wasit video (VAR/video assistant referee) di Liga 1 akan terbentuk pada pekan pertama November 2021.
"Suratnya akan dikeluarkan minggu ini," papar Akhmad Hadian kepada Antara di Jakarta, Senin (1/11/2021).
Pria asal Jawa Barat itu menyebut bahwa tim tersebut akan beranggotakan perwakilan PSSI dan LIB. Namun, belum diputuskan siapa yang mengetuai grup ini.
Tugas tim ad hoc yaitu mengurus segala sesuatu yang berhubungan dengan penggunaan VAR mulai dari membuat rencana, menjalin komunikasi dengan FIFA hingga menyusun anggaran.
Terkait biaya, Akhmad Hadian memperkirakan dana yang dibutuhkan untuk menjalankan VAR adalah sekitar 6 juta dolar AS atau sekitar Rp85 miliar.
"Nilai itu perkiraan dari beberapa referensi yang saya terima dari berbagai pihak yang sudah menerapkan VAR seperti Thailand dan panitia Piala Dunia 2018 Rusia. Jadi mesti dihitung lagi kebutuhan untuk Liga 1 seperti apa," kata dia.
Selain perihal nonteknis, Akhmad Hadian juga memastikan perhatian PSSI-LIB jua ditujukan kepada pengoperasian teknologi VAR. Oleh karena itu, nantinya ada pendampingan dari konsultan dan pelatihan kepada petugas VAR.
Berdasarkan Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB), VAR akan dioperasikan oleh asisten VAR (AVAR) dan operator "replay" (replay operator/RO). Jumlah AVAR dan RO ini bisa saja lebih dari satu orang, bergantung pada berapa sudut (angle) kamera yang digunakan serta hal-hal lain.
Sementara terkait penggunaan VAR, Akhmad Hadian memastikan bahwa itu akan terjadi pada Liga 1 musim 2022-2023.
Baca Juga: BRI Liga 1: PSM Hancurkan Persita Tiga Gol Tanpa Balas di Manahan
Namun, uji coba diharapkan dapat berlangsung pada masa akhir pertandingan Liga 1 2021-2022.
"Saya pribadi menginginkan uji coba di ujung Liga 1 2021-2022. Kalau penerapannya, tidak mungkin musim ini," tutur Akhmad Hadian.
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
League Cup Jadi Senjata Baru Pertemukan Klub Super League dan Championship
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pemkot Kendari Wajibkan ASN Setor Sampah Tiap Hari Jumat
-
6 Penyebab Kulkas Tidak Dingin tapi Lampu Menyala, Cek Dulu Komponen Ini sebelum Beli Baru
-
Makin ke Sini Makin Banyak Istilah Baru, Memangnya Kita Paham Konteksnya?
-
Serangan Gajah di Bengkalis Lukai Warga, Seorang Meninggal usai Kelelahan Berjaga
-
5 Temuan Kasus Febrie Adriansyah: Beraksi 8 Tahun, Kumpulkan 'Harta' Luar Biasa
-
Carmen Hearts2Hearts Cetak Sejarah, Bawa Nama Indonesia di KWDA 2026
-
Pedagang Tewas Dikeroyok Brutal Pakai Bambu, Dugaan Keterlibatan 'Ormas' menguat
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan