Suara.com - Megabintang Manchester United, Cristiano Ronaldo mengakui jika timnya memang 'beruntung' terhindar dari kekalahan di kandang Atalanta pada laga matchday 4 Grup F Liga Champions 2021/2022 di Gewiss Stadium, Bergamo, Italia, Rabu (3/11/2021) pagi WIB.
Meski demikian, Ronaldo juga memuji determinasi alias semangat pantang menyerah tim Setan Merah, setelah mengamankan satu poin berkat hasil imbang 2-2.
Atalanta mampu unggul cepat di kandang sendiri pada menit ke-12 lewat gol Josip Ilicic, yang sarat berbau blunder kiper Manchester United, David de Gea.
Akan tetapi, Ronaldo mencetak gol telat jelang half-time, tepatnya di menit ke-45+1, yang mengubah kedudukan jadi imbang 1-1.
Masuk babak kedua, gol Duvan Zapata di menit ke-56 membawa Atalanta kembali unggul di Bergamo.
Akan tetapi, Ronaldo lagi-lagi hadir sebagai mimpi buruk bagi Atalanta lewat gol telatnya. Menit ke-90+1, penyerang berusia 36 tahun itu mencetak gol cantik lewat tendangan voli dari luar kotak penalti.
Ronaldo mengakui pertandingan kontra Atalanta bukanlah laga yang mudah bagi Manchester United. Namun, kapten Timnas Portugal itu tetap senang karena Setan Merah bisa mencuri poin penting di kandang lawan.
"Ya, ini adalah pertandingan yang sulit. Harus diakui, kami sedikit beruntung dengan hasil imbang ini. Tapi inilah sepakbola," ucap Ronaldo kepada BT Sport.
"Ketika Anda bermain di Bergamo melawan Atalanta, itu selalu sulit. Tapi kami percaya sampai akhir dan saya membantu tim saya untuk mendapatkan satu poin. Saya sangat senang," sambung eks penyerang Juventus itu.
Baca Juga: Gasperini Bangga dengan Atalanta, Sesali Gol "Ajaib" Cristiano Ronaldo
Ronaldo pun secara khusus memuji semangat pantang menyerah yang ditunjukkan rekan-rekannya.
"Kami tidak pernah menyerah, kami percaya sampai akhir. Inilah Manchester United yang kita kenal selama ini. Para pemain menunjukkan karakter, semangat pantang menyerah. Ini bagus, hasil yang bagus untuk kami saya pikir," tukas Ronaldo.
Dengan hasil imbang ini, Manchester United masih memimpin klasemen sementara Grup F. Setan Merah mengoleksi 7 poin dari empat laga, namun mereka dikuntit secara ketat oleh Villarreal di posisi kedua (7 poin) dan Atalanta di urutan ketiga (5 poin).
Berita Terkait
-
Rekor Buruk Jose Mourinho vs Real Madrid, Alvaro Arbeloa Kasih Pernyataan Mengejutkan
-
Arbeloa Targetkan Poin Penuh di Lisabon Demi Hindari Drama Playoff Liga Champions Musim Ini
-
Benfica vs Real Madrid: Reuni Emosional Jose Mourinho dan Alvaro Arbeloa di Liga Champions
-
Manchester City Dihantam Badai Cedera, Pep Guardiola Pusing Hadapi Lini Depan Galatasaray
-
Gabung Ajax Amsterdam, Maarten Paes Diprediksi Jadi Orang Berpaspor Indonesia di Liga Champions
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
John Herdman: Persija Jakarta Luar Biasa
-
Media Belanda: Transfer Maarten Paes ke Ajax Kental Campur Tangan Ordal PSSI
-
Mauricio Souza: Saya Suka Inisiatif John Herdman
-
Marc-Andre ter Stegen Hengkang ke Girona, Siapa Kapten Baru Barcelona?
-
Pengakuan Juwensley Onstein: Saya Diasuh Keluarga Angkat
-
Arbeloa Targetkan Poin Penuh di Lisabon Demi Hindari Drama Playoff Liga Champions Musim Ini
-
Misi Kemanusiaan Viking Persib Club: Ubah Jersey Marc Klok Jadi Ribuan Porsi Makanan di Cisarua
-
Kapten Timnas Futsal Indonesia Belum Puas Meski Sudah Bantai Korsel, Kenapa?
-
Bukan Transfer Dadakan, Terungkap Ajax Ternyata Sudah Pantau Maarten Paes Sejak Dua Tahun Lalu
-
Dihujat Pulang ke Liga Indonesia, Shayne Pattynama: Jangan Rendahkan Sepak Bola Sendiri