Suara.com - Persis Solo harus puas berbagi satu poin dengan AHHA PS Pati atau PSG Pati setelah bermain imbang 1-1 dalam pertandingan lanjutan Grup C Liga 2 Indonesia di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Rabu (3/11/2021) malam.
Padahal, Persis memenangkan dua tendangan penalti di pertandingan tersebut, tetapi hanya satu di antaranya yang sukses mereka konversi menjadi gol melalui eksekusi Rifaldi Bawuo untuk menghapuskan keunggulan yang sempat dimiliki PSG lewat M. Faryushi.
Tambahan satu poin cukup bagi Persis untuk menjaga posisi mereka di puncak klasemen Grup C dengan koleksi 12 poin, sedangkan PSG tak beranjak dari urutan kelima dengan lima poin.
Babak pertama pertandingan berlangsung kurang menarik karena kedua kesebelasan tampak kurang bersemangat melancarkan serangan ke pertahanan lawan masing-masing, terlebih PSG yang menurunkan tujuh pemain posisi tengah dan hanya menyisakan satu pemain di depan seolah membidik strategi serangan balik cepat.
Persis sempat menciptakan peluang pada menit ke-11 melalui Eky Taufik, tapi sayang bola tembakannya masih mampu ditepis oleh kiper Annas Fitranto.
Pada menit ke-19, Persis kembali mendapatkan peluang melalui sundulan Ferdinan Sinaga sayang bola masih menyamping dari sasaran, dan tiga menit kemudian tendangan Miftahul Hamdi bisa diblok oleh Annas.
PSG baru menciptakan peluang berbahaya mereka tiga menit jelang turun minum melalui M Iqbal, tetapi sayang tembakannya bisa ditepis kiper Wahyu Tri Nugroho dan babak pertama berakhir masih dengan skor 0-0.
Pertandingan babak kedua masih berlangsung relatif monoton, dengan PSG menumpuk pemain di lini belakang menyulitkan bangunan-bangunan serangan Persis yang kerap kandas di sepertiga akhir.
Kendati main bertahan, PSG mampu memimpin lebih dulu pada menit ke-63 saat Fayrushi meneruskan umpan sepak pojok kiriman Factur Rachman untuk membawa timnya memimpin atas Persis.
Baca Juga: Gagal Raup Poin Penuh, Langkah Semen Padang ke Babak Delapan Besar Liga 2 Makin Berat
Tertinggal satu gol membuat Persis sedikit lebih bernafsu menyerang hingga memperoleh tendangan penalti pada menit ke-72 karena pelanggaran di area terlarang PSG, tetapi eksekusi Fabiano bisa dimentahkan oleh Annas.
Nahas bagi PSG, situasi itu berujung pada keputusan wasit David Son Sasube kembali menunjuk titik putih lagi karena menilai bola sempat membentur tangan salah satu pemain PSG.
Kali ini, Rifaldi maju mengampu tugas sebagai algojo dan sukses memperdaya Annas demi membuat kedudukan imbang 1-1 pada menit ke-74.
Sayangnya, Persis gagal memantik momentum kebangkitan dan skor 1-1 bertahan hingga peluit tanda laga usai berbunyi.
Pelatih Persis Solo Eko Purdjianto usai pertandingan cukup kecewa melihat permainan timnya terutama babak pertama banyak peluang tetapi tidak bisa membuahkan gol.
Ia menilai pemainnya sudah bermain maksimal, tetapi kurang disiplin dan lawan bermain cukup baik terutama di pertahanan dijaga ketat. [Antara]
Berita Terkait
-
Pelatih Bali United Keluhkan Minimnya Persiapan Jelang Lawan Persis Solo
-
Bek Asing Persis Solo Bertekad Kalahkan Bali United Demi Keluar dari Zona Merah
-
Persiapan Matang, Persis Solo Targetkan Hasil Maksimal Lawan Bali United
-
PSSI Tegaskan Larangan Away Suporter Bisa Berlanjut Selamanya Jika Kerusuhan dan Perusakan Fasilitas
-
Keributan Suporter Masih Terjadi di Liga Indonesia, PSSI Buka Opsi Perpanjang Larangan Away
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Tak Semua Pemain Timnas Indonesia Hadir TC di Jakarta, Siapa yang Dicoret?
-
Laga Hidup Mati di Anfield, Robertson Tuntut Liverpool Tampil Habis-habisan Lawan Galatasaray
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Link Live Streaming Barcelona vs Newcastle United: Duel Hidup Mati di Camp Nou!
-
Singkirkan Duo Pelatih Top, Cara Sempurna Alvaro Arbeloa Bungkam Kritik
-
Dewa United Angin-anginan, Jan Olde Riekerink Bakal Dipecat?
-
Bek Persib Bandung Frans Putros Dipanggil Timnas Irak untuk Play-off Piala Dunia 2026
-
Misi Raih Tiket Piala Dunia 2026: Bek Andalan Persib Jadi Tumpuan Irak di Laga Penentuan
-
Hajar Chelsea di Stamford Bridge, Buktik PSG Lebih Berkualitas
-
Bikin Luka untuk Borneo FC, Adam Alis Minta Maaf