Suara.com - Rahmad Darmawan resmi meninggalkan jabatannya sebagai Pelatih Madura United. Rahmad menjelaskan ia bukan lagi sebagai juru formasi Madura United tersebut terhitung mulai, Senin (8/11/2021).
Performa Madura United di bawah asuhan sosok yang akrab disapa RD itu kemungkinan menjadi penyebabnya. Dari 11 BRI Liga 1, Jaimerson Xavier dan kawan-kawan hanya mendapat dua kemenangan, lima imbang, dan empat kekalahan.
Alhasil, Laskar Sappe Kerrab --julukan Madura United-- bertengger di posisi 14 klasemen sementara BRI Liga 1 dengan perolehan 11 poin.
"Iya benar kabar itu (tak lagi melatih Madura United)," kata RD saat dkonfirmasi Suara.com, Selasa (9/11/2021).
Sebelumnya, memang telah beredar pesan WhatsApp yang mengatasnamakan Rahmad Darmawan telah berpisah dengan Madura United.
Disebutkan RD telah mengakhiri kerja sama dengan tim asal Pulau Madura itu secara baik-baik setelah adanya pertemuan dengan manajemen tim.
"Terima kasih atas suport dan doanya selama ini, mohon maaf kepada suporter Madura United karena belum bisa memberikan hasil yang diinginkan," terang RD.
"Semoga semakin sukses buat Madura United, serta semoga kita semua selalu diberi kesehatan," sambungnya.
Mengenai kabar ini Madura United belum memberikan pernyataan. Termasuk siapa sosok yang bakal menggantikan Rahmad Darmawan menukangi Laskar Sappe Kerrab --julukan Madura United.
Baca Juga: LIB Pastikan BRI Liga 1 Tetap Berjalan Saat Piala AFF Bergulir
Berita Terkait
-
Madura United Pertahankan 3 Gelandang untuk Super League Musim Depan, Siapa Saja?
-
Madura United Rekrut Pelatih asal Portugal untuk Hadapi BRI Super League 2026/2027
-
8 Pelatih yang Pernah Tangani Persija dan Timnas Indonesia, Terbaru Shin Tae-yong
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
-
Hitung-hitungan Persis Solo atau Madura United yang Bakal Degradasi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey