Suara.com - Elkan Baggott nyatanya rela melepas kewarganegaraan Inggris demi Indonesia. Bek tengah yang kini memperkuat Skuad Garuda itu pun membeberkan alasannya.
Menurut Elkan Baggott, faktor keluarga dan masyarakat Indonesia yang selalu mendukungnya menjadi alasan utama kenapa dirinya memilih menjadi WNI.
"Saya memutuskan menjadi WNI (warga negara Indonesia) karena, pertama, keluarga. Saya bangga bisa mewakili keluarga dan negara (saat memperkuat timnas Indonesia-red)," ujar Elkan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (11/11/2021).
Elkan sendiri memiliki seorang ibu berkebangsaan Indonesia dan ayah berkewarganegaraan Inggris. Pesepak bola bertinggi badan 194 centimeter itu lahir di Bangkok, Thailand.
Elkan sudah menerima kartu tanda penduduk (KTP) elektronik dari pemerintah Indonesia pada Selasa (9/11/2021).
Adapun hal lain yang membuat pemain klub Ipswich Town di Inggris itu memilih jalan sebagai warga Indonesia adalah keberadaan para penggemarnya di Tanah Air.
"Cinta dari para fan membuat saya serasa di rumah," tutur Elkan.
Sudah berstatus WNI, Elkan pun bertekad untuk fokus sepenuhnya ke tim nasional Indonesia. Dia ingin memberikan prestasi bagi skuad berjuluk "Garuda".
Terdekat, Elkan mau memberikan gelar kampiun Piala AFF pertama untuk Indonesia dengan menjuarai Piala AFF 2020 yang dimulai pada Desember 2021 di Singapura.
Baca Juga: Nasib Elkan Baggott di Piala AFF 2020 Ada di Tangan Shin Tae-yong
"Kami pergi ke turnamen itu dengan tujuan untuk menang dan menjadi juara, tidak sekadar bertanding," kata pria berusia 19 tahun itu.
Elkan bersama rekan-rekannya di timnas Indonesia pun terus menjalani persiapan menuju Piala AFF 2020. Pemusatan latihan (TC) berlangsung di Jakarta dan Turki.
Anak-anak asuh pelatih Shin Tae-yong dijadwalkan berangkat ke Turki pada Kamis (11/11).
Di Turki, selain berlatih, timnas Indonesia juga akan menunaikan pertandingan persahabatan internasional FIFA kontra Afghanistan, Selasa (16/11), dan Myanmar, Kamis (25/11).
Sementara di Piala AFF 2020, Indonesia yang bergabung di Grup B bersama Vietnam, Malaysia, Kamboja dan Laos, akan menjalani laga perdananya pada 9 Desember 2021 kontra Kamboja.
Berikutnya Indonesia menghadapi Laos pada 12 Desember 2021, Vietnam tiga hari kemudian dan Malaysia pada Minggu 19 Desember 2021.
Semua pertandingan timnas Indonesia dilaksanakan di Stadion Bishan, Singapura. Piala AFF 2020 digelar secara terpusat lantaran pandemi COVID-19, demikian dilansir dari Antara.
Berita Terkait
-
Perkuat Timnas Indonesia, Elkan Baggott: Di Sini Gila, Pengalaman Luar Biasa
-
Performa Shin Tae-yong Positif di Mata PSSI
-
Piala AFF 2020, Elkan Baggott: Klub Sudah Beri Saya Izin
-
Ketua PSSI Beberkan Alasan Timnas Indonesia Hanya Ambil Maksimal 2 Pemain dari Klub
-
Batasi Pemanggilan Pemain, PSSI Tetap Targetkan Timnas Indonesia Juara Piala AFF
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan