Suara.com - Bek Sevilla Jules Kounde akhirnya angkat bicara tentang kegagalan transfernya ke Chelsea di musim panas ini, dan mengakui bahwa hal tersebut sedikit memengaruhi mentalnya.
Chelsea memang telah berusaha keras untuk mendatangkan Kounde di sepanjang bursa transfer musim panas tahun ini saat pelatih Thomas Tuchel berusaha untuk menambah kedalaman di lini pertahanannya.
Sevilla akhirnya mempertahankan Kounde, tetapi bek berusia 23 tahun itu sekarang mengindikasikan bahwa dia kecewa karena gagal pindah ke Stamford Bridge.
"Apakah kegagalan saya pindah ke Chelsea musim panas ini memengaruhi saya? Ya, sedikit, tetapi sekarang sudah saya atasi," kata bek asal Prancis tersebut kepada media Prancis Telefoot pada Senin (15/11/2021).
Chelsea termasuk satu di antara sejumlah klub yang dikaitkan dengan Kounde setelah dia menjalani musim impresif pada 2020-21 di Sevilla.
Pemain internasional Prancis itu memainkan peran kunci saat Sevilla finis di tempat keempat Liga Spanyol musim lalu.
Pelatih Sevilla Julen Lopetegui mengungkapkan Chelsea gagal mendapatkan Kounde karena klub Inggris tersebut tidak memenuhi nilai transfer yang diminta Sevilla.
Chelsea memutuskan untuk tidak menebus klausul rilis Kounde yang mencapai 80 juta euro (sekitar Rp1,30 triliun).
"Kounde, pada akhirnya, bertahan karena klub telah memutuskan bahwa Sevilla melakukan hal yang benar berdasarkan evaluasi tawaran yang mereka berikan," kata mantan pelatih Real Madrid tersebut kepada Darrio de Sevilla.
Baca Juga: Frank Lampard Mundur, Norwich City Segera Tunjuk Dean Smith sebagai Manajer Baru
Berita Terkait
-
Resmi! Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak dengan Timnas Inggris hingga 2028
-
Gary Neville Sebut Arsenal dan Chelsea Salah Langkah! Gagal Rekrut Bintang Rp1,3 Triliun
-
Bayern Munich Siap Gelontorkan Duit Rp1,2 Triliun Demi Rekrut Kiper Timnas Belanda
-
Direktur Olahraga Sevilla Tolak Sergio Ramos
-
Selamat Tinggal Pascal Struijk, Pelatih Leeds United: Ini Mengubah Segalanya!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat