Suara.com - Brasil ditahan seri 0-0 oleh Argentina dalam laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di San Juan, Rabu (17/11/2021) pagi tetapi pelatih Brasil Tite dengan marah mengecam apa yang disebutnya keputusan ofisial yang menukangi asisten video wasit (VAR).
Tite merasa bek Argentina Nicolas Otamendi seharusnya dihukum karena menyikut pemain sayap Raphinha pada babak pertama.
Keduanya berebut bola di dekat garis gawang dan Otamendi terlihat menyikut wajah pemain sayap Leeds United itu. Raphinha tersungkur tetapi Otamendi kemudian mengangkat dia agar laga berlanjut.
Wasit Andres Cunha asal Uruguay tampak menerima pesan dari rekan-rekannya di kabin VAR tetapi tidak mengambil tindakan dan ini membuat marah pelatih Brasil yang biasanya berpembawaan tenang itu.
"Cunha wasit yang luar biasa," kata Tite dengan suara meninggi. "Perwasitan membutuhkan tim dan mereka yang berada di VAR itu mustahil tidak melihat siku Otamendi menimpa Raphinha."
"Seorang ofisial VAR berkualitas tinggi tidak bisa mengatasi hal ini. Sungguh tak terbayangkan. Tak terbayangkan bukan kata yang ingin saya gunakan. Saya menggunakan kata itu karena saya sopan."
Tite tetap senang dengan hasil pertandingan di mana dia terpaksa menurunkan tim mudanya sejak melatih Brazil pada 2016.
Hilangnya Neymar karena cedera turut mempengaruhi kinerja lini depan baru Vinicius Jnr, Matheus Cunha dan Raphinha.
“Kami kehilangan pemain luar biasa, Neymar, dan kami harus merestrukturisasi tim, yang sangat mengandalkan pemain berkualitas seperti Messi,” kata dia kepada wartawan seperti dilaporkan Reuters yang dimuat Antara.
Baca Juga: Roberto Mancini Berharap Italia Tak Jumpa Portugal di Babak Playoff
Berita Terkait
-
Lionel Scaloni Puji Setinggi Langit Julian Alvarez, Sebut Penyerang Idaman Setiap Pelatih
-
Hasil Undian Grup Piala Dunia 2026: Prancis Dapat Lawan Berat, Argentina Lebih Ringan
-
Timnas Futsal Indonesia Bersiap ke Spanyol dan Brasil
-
Inter Miami Namai Tribun Stadion Baru dengan Nama Lionel Messi
-
Timnas Futsal Indonesia U-17 Ikuti Turnamen di Spanyol, Hadapi Brasil hingga Portugal
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Hasil Super League: Persija Jakarta Bantai Persebaya 3-0 di Stadion GBK
-
Tersandung Skandal Pasporgate, Tim Geypens Menyesal Dinaturalisasi Timnas Indonesia
-
Legenda Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia
-
Mauricio Souza Bela Cyrus Margono: Jangan Nilai dari Satu Laga
-
Bukan Persija atau Borneo, Tavares Pilih Persib Kandidat Kuat Juara Super League
-
Tanpa 5 Pilar Utama, Persija Tak Gentar Jamu Persebaya di GBK
-
Souto Akui Thailand Favorit, Tapi Timnas Futsal Indonesia Siap Beri Kejutan
-
Skuad Pincang Bukan Halangan, Persija Jakarta Siapkan Taktik Lumat Persebaya
-
Timnas Indonesia Hadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026?
-
Reuni Panas! Eliano Reijnders Tak Segan Bantu Persib Bungkam Bali United