Suara.com - Pelatih timnas Italia Roberto Mancini berharap tidak berjumpa dengan Portugal ketika melakoni babak play-off kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa pada Maret 2022.
"Jika saya harus memilih, saya akan mengatakan Portugal," kata Mancini ketika ditanya negara mana yang ingin dia hindari dalam babak play-off seperti dikutip laman football-italia seperti dimuat Antara, Rabu.
Mancini menilai Italia berkesempatan lolos ke Piala Dunia 2022 meski harus menjalani babak play-off dan mereka harus terus berpikir positif.
Menurutnya, Italia saat ini memiliki skuad yang bagus dan bukan kebetulan timnya bisa menjuarai Euro 2020 pada Juli yang lalu karena mereka memang layak mendapatkannya.
"Kami masih memiliki kesempatan yang bagus untuk lolos. Kami hanya sekali kalah dari 40 pertandingan terakhir, jadi penting untuk selalu berpikiran positif," kata Mancini.
Italia harus melakoni babak play-off terlebih dahulu untuk memastikan diri melaju ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar karena hanya menjadi runner-up Grup C Kualifikasi zona Eropa.
Swiss menduduki peringkat pertama klasemen grup ini setelah menang 4-0 atas Bulgaria, sebaliknya Italia imbang 0-0 melawan Irlandia Utara.
Swiss berada di puncak klasemen Grup C dengan 18 poin dari 8 pertandingan, sedangkan Italia di peringkat kedua dengan 16 poin.
Pengundian playoff kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa akan digelar 26 November mendatang dan pertandingannya akan dimulai Maret tahun depan.
Baca Juga: Gagal Lolos Langsung ke Qatar, Leonardo Bonucci: Italia Kehabisan Bensin Pasca Euro 2020
Pada pengundian nanti akan tiga path yang masing-masing berisi empat negara dan tiap Path memiliki satu tuan rumah yang selanjutnya akan menggelar pertandingan final dan semifinal.
Masing-masing juara dari tiap path akan mengambil tiga tiket tersisa zona Eropa untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2022 di Qatar.
Berita Terkait
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Elegi Luka Modrik: Last Dance Piala Dunia yang Harus Berakhir di Kaki Sahabat Karibnya Sendiri
-
Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
-
Portugal Penuh Keraguan Jelang Hadapi Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
Terkini
-
Emosi Cristiano Ronaldo Meledak, Serang Jurnalis Brasil di Konferensi Pers
-
Paraguay Terapkan Taktik Barbar, Didier Deschamps Kasih Sindiran Pedas
-
Ricuh Jelang Laga! Fans Meksiko Serbu Hotel Inggris, Polisi Tak Mampu Bendung
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Folarin Balogun Lolos dari Skorsing, Gedung Putih Disebut Intervensi FIFA
-
Krisis Lini Depan Argentina: Mengapa Lautaro dan Julian Alvarez Mandul di Piala Dunia 2026?
-
Kontroversial! FIFA Batalkan Skorsing Folarin Balogun, Trump Ucap Terima Kasih
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Vozinha Jadi Kiper Terpopuler Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Salip Nama Beken
-
Brasil vs Norwegia: Jika Terjadi Adu Penalti, Selecao Punya Keunggulan