Suara.com - Pelatih Tira Persikabo Igor Kriushenko menyebut anak asuhnya sudah siap tempur menghadapi kekuatan PSIS Semarang, dalam laga pembuka seri 3 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (18/11/2021) sore WIB.
Laskar Padjajaran mendapat hasil yang kurang memuaskan di seri 2 kemarin, setelah hanya mampu meraup empat poin dari lima laga. Igor mengaku telah melakukan evaluasi dari laga terakhir melawan PSS Sleman, agar kesalahan yang terjadi tak terulang lagi.
"Kami dari tim pelatih sudah menganalisa game kemarin melawan PSS. Kami menciptakan banyak peluang tapi realisasinya kurang. Kemarin juga ada kesalahan dari individu. Kalau secara sistem tidak terlalu banyak kesalahan," ungkap Igor.
"Di waktu yang singkat ini kami sudah melakukan evaluasi, menganalisa game kemarin dan kami sudah siap bertarung," ujar pelatih Persikabo ini seperti dikutip dari Ligaindonesiabaru.com.
Sementara di tubuh Mahesa Jenar terjadi perubahan seiring hadirnya Imran Nahumarury yang kembali menjabat sebagai pelatih kepala. Menanggapi hal itu, Igor enggan memikirkannya terlalu jauh. Ia lebih mementingkan fokus Persikabo untuk mendapat poin di setiap laga.
"Di kondisi seperti ini saya tidak banyak tahu untuk coach Imran tersebut, jadi di sini saya lebih menekankan kepada diri kita sendiri. Jangan terlalu banyak fokus sama lawan," imbuhnya.
"Target Persikabo di seri 3 tidak muluk-muluk. Yang penting kita siapkan dari laga ke laga. Tujuan utama kami adalah mendapatkan poin dari setiap laga," tandas Igor.
Sementara itu bek tengah Didik Wahyu berharap timnya mampu meminimalisir kesalahan demi mendapatkan kemenangan perdana di seri 3. Untuk itu ia sudah mempelajari gaya main lini depan PSIS.
"Kami sudah evaluasi laga yang kemarin, tentunya ingin lebih baik lagi dan mengurangi kesalahan. Untuk kondisi pemain semua fight, ingin mengambil poin pertama dalam laga perdana dari seri 3 ini," kata Didik.
Baca Juga: Persita Tangerang Ekstra Waspada Awali Seri 3 BRI Liga 1
"Semua pemain bagus, saya sebagai pemain belakang fokusnya ke striker. Semua pemain punya kelebihan masing-masing. Tapi kami dan pelatih sudah mempelajari itu semoga bisa mengaplikasikannya di lapangan," kata Didik.
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
PSS Sleman Resmi Promosi ke Super League Usai Hancurkan PSIS Semarang 3-0
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Resmi Berpisah dengan PSIM Yogyakarta, Rafinha: Perasaan Saya Campur Aduk
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Marco Silva Dirumorkan Gantikan Jose Mourinho Latih Benfica
-
Pujian Vinicius untuk Lamine Yamal: Dia Bisa Menangkan Piala Dunia Sendirian
-
Harga Tak Cocok, Sergio Ramos Batal Akuisisi Sevilla
-
Skuad Final Timnas Belanda di Piala Dunia 2026, Jeremie Frimpong Dicoret
-
Kata-kata Menyentuh Mauricio Souza Usai Tak Diperpanjang Persija
-
Gaya Pede Walkot New York Zohran Mamdani Pakai Gamis Arsenal saat Salat Idul Adha
-
Declan Rice Ungkap Hal Krusial yang Dibutuhkan Arsenal Demi Bungkam PSG di Final Liga Champions
-
Satu Pemain Asing Persija Jakarta Umumkan Cabut
-
Ronald Koeman Prediksi Thomas Tuchel Bakal Contek Skema Arsenal di Piala Dunia 2026
-
Raja Menit Bermain: 3 Penggawa Timnas Indonesia dengan Jam Terbang Tertinggi di Eropa