- PSIM Yogyakarta resmi melepas striker Brasil, Rafinha, ke PSIS Semarang yang akan berkompetisi di Pegadaian Championship 2025/26.
- Keputusan transfer ini diambil melalui diskusi intensif dan merupakan kesepakatan bersama demi mencari solusi terbaik bagi kedua pihak.
- Rafinha dinilai berperan penting dalam sejarah promosi PSIM ke kasta tertinggi, meskipun minim bermain di musim terakhir.
Suara.com - PSIM Yogyakarta secara resmi mengumumkan perpisahan dengan striker asal Brasil, Rafael De Sa Rodrigues atau Rafinha.
Manajemen Laskar Mataram sepakat melepas sang pemain ke PSIS Semarang, yang akan berlaga di kompetisi Pegadaian Championship 2025/26.
Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi intensif antara manajemen PSIM dan Rafinha.
Manajer PSIM, Razzi Taruna, menegaskan bahwa transfer tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama yang telah dipertimbangkan secara matang.
“Kami berdiskusi untuk mencari solusi terbaik bersama-sama. Akhirnya, kami sepakat melepas Rafinha ke PSIS Semarang,” ujar Razzi dalam keterangan resmi klub.
Manajemen PSIM memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi Rafinha selama membela Laskar Mataram.
Menurut Razzi, striker berusia 32 tahun itu memiliki peran penting dalam perjalanan klub, khususnya saat PSIM berhasil meraih promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Kami berterima kasih kepada Rafa atas kontribusinya, dari musim lalu sampai sekarang. Dia sudah banyak membantu PSIM dan menjadi bagian penting dalam sejarah promosi klub,” lanjut Razzi.
Meski demikian, pada musim BRI Super League 2025/26, Rafinha tercatat minim mendapatkan kesempatan bermain.
Baca Juga: Cetak Gol Spektakuler di Depan Ribuan Jakmania, Begini Statistik Jordi Amat Sepanjang 2025
Dari 15 pertandingan yang telah dijalani PSIM, ia hanya tampil dalam tiga laga dengan total 59 menit bermain.
Rafinha mengakui bahwa keputusannya meninggalkan PSIM bukan hal yang mudah. Namun, ia merasa misinya bersama Laskar Mataram telah tercapai seiring keberhasilan klub promosi ke level tertinggi.
“Saya datang ke sini dengan misi membawa PSIM naik ke kasta tertinggi. Ketika musim berakhir dan PSIM promosi, saya merasa sangat senang dan bangga,” ungkap Rafinha.
Striker Brasil itu juga mengaku memiliki ikatan emosional yang kuat dengan PSIM, suporter, serta Kota Yogyakarta.
“Saya rasa, saya tidak akan pernah merasakan momen seperti ini lagi. Perasaan saya sekarang campur aduk, antara sedih dan senang,” tambahnya.
Kontributor: Adam Ali
Berita Terkait
-
Cetak Gol Spektakuler di Depan Ribuan Jakmania, Begini Statistik Jordi Amat Sepanjang 2025
-
Persija Tutup Tahun 2025 dengan Torehan Manis, Macan Kemayoran Tempel Ketat Maung Bandung
-
Hasil Super League 2025: Persija Menang Besar atas Bhayangkara FC, Jordi Amat Cetak Gol
-
Hasil PSIM Yogyakarta vs PSBS Biak di BRI Super League, Laga Kerat Berbuah Kartu Merah
-
Hasil Bali United vs Dewa United di BRI Super League, Duel Taktis Jansen dan Riekerink Seri
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
Terkini
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026
-
Video 5 Gol Free Kick Terbaik Lionel Messi: 71 Gol Lewat Tendangan Bebas
-
19 Gol Lionel Messi di Piala Dunia, La Pulga Tetap Sanjung Ronaldo
-
Piala Dunia Itu Kejam! Pesan Mendalam Fabio Cannavaro Usai Timnas Uzbekistan Tersingkir
-
Lawan Tanjung Verde di Babak 32 Besar Lionel Scaloni Peringatkan Lionel Messi Cs
-
dengan Hati yang Hancur, Kekasih Cody Gakpo Bagikan Kabar Duka di Tengah Piala Dunia 2026
-
Harry Kane Sah Jadi Raja Gol Inggris di Piala Dunia, Rekor Legendaris Ini Tumbang
-
Inggris Hadapi Kongo di 32 Besar, Thomas Tuchel Tengil: Semua Orang Menikmatinya
-
Hasil MLSC All-Stars 2026: Tekuk Yogyakarta, Surabaya Rebut Tempat Ketiga