Suara.com - Persebaya Surabaya bertekad bakal tampilkan permainan terbaik untuk menghadapi Persik Kediri dalam pertandingan lanjutan BRI Liga 1 Indonesia musim 2021/2022 yang akan digelar di Stadion Manahan Solo Jawa Tengah, pada Minggu (28/11/2021) malam.
"Tim sudah siap untuk pertandingan seri ketiga melawan Persik Kediri ini, tim bisa menjaga konsistensi, sehingga bisa memenangkan pertandingan, pada Minggu, " kata pelatih Persebaya Surabaya Aji Santoso dalam Konferensi Pers virtual di Solo, Sabtu (27/11/2021).
Aji Santoso mengatakan pada laga terakhir melawan Persita Tangerang ada beberapa pemainnya yang cedera, yakni kiper Ernando, saat melakukan pelatihan, Sabtu pagi, belum bergabung bersama tim dan pemain depan Persebaya, Wilkson asal Brasil.
"Saya sudah minta pemain jangan anggap remeh tim Persik dan tetap tampilkan permainan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan," kata Aji.
"Kami belajar dari itu, dan progresnya sangat luar biasa pemahaman pemain tehnik baik secara individu maupun tim tingkatannya cukup bagus," katanya.
Pemain belakang Persebaya Surabaya Ady Setiawan mengatakan semua pemain Persebaya sudah siap dan mudah-mudahan bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik serta meraih hasil terbaik.
Sementara itu, pelatih Persik Kediri Javier Leopoldo Roca Sepulveda menjelaskan timnya masih ada satu sesi latihan Sabtu sore ini, untuk menentukan siapa yang akan diturunkan melawan Persebaya. Ada beberapa pemain cedera tetapi mereka mempunyai motivasi tinggi untuk mencapai hasil yang terbaik.
Bagi Persik menghadapi Persebaya merupakan pekerjaan berat tetapi sebenarnya semua tim yang dihadapi semua berat. Apalagi jika melihat performa Persebaya dalam pertandingan tiga terakhir ini, luar biasa dengan skor tinggi.
Namun, pelatih Javier tidak gentar dan tetap memberikan motivasi kepada pemainnya karena timnya pada pertandingan terakhir juga tidak kalah dalam permainan. Hanya saja Persik kalah melalui bola-bola mati. Persik sudah membuat strategi untuk mengimbangi permainan Persebaya.
Baca Juga: Hadapi Persita Tangerang, Dejan Antonic Pastikan PSS Sleman Siap Tempur
Persik dalam dua pertandingan terakhir melawan melawan Arema FC dan Madura United FC terkena hukuman tendangan penalti. Antisipasi, kata dia, sudah meminta pemainnya untuk tetap fokus permainan jangan membuat pelanggaran di dekat gawangnya yang bisa merugikan timnya. Pemain harus tetap konsentrasi dan kompak keluar dengan cepat dari tekanan lawan. [Antara]
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
-
Persija Tumbang dari Persebaya, Shin Tae-yong Blak-blakan Soal Kelemahan Macan Kemayoran
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
Harga Tiket Piala Presiden 2026 Murah Meriah, Seharga Dua Gelas Kopi!
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga