Suara.com - Direktur Persija Jakarta, Ferry Paulus buka suara terkait kemungkinan besar tidak adanya perwakilan pemain dari timnya di Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2020. Ia berharap pemain bisa menunjukkan kemampuan terbaik sehingga bakal ada pemanggilan.
Seperti diketahui, Piala AFF akan berlangsung mulai 5 Desember 2021 - 1 Januari 2022. Jika menengok ke belakang, setiap edisi Piala AFF selalu ada perwakilan Persija.
Itu berarti, Timnas Indonesia garapan Shin Tae-yong akan menjadi yang pertama tanpa penggawa Persija. Namun, masih ada waktu beberapa hari sampai mendaftaran pemain berakhir.
"Saya nggak tahu dinamika pada TC berikutnya, yang pasti kemarin ada beberapa pemain yang dibidik. Tetapi pemain-pemain ini lagi cedera, seperti Osvaldo (Haay) dan Braif (Fatari)," kata Ferry Paulus kepada awak media.
Seperti diketahui, sudah ada 25 pemain yang kini sedang menjalani training camp (TC) Timnas Indonesia di Turki untuk Piala AFF.
Pelatih Shin Tae-yong masih bisa mendaftarkan lima lagi karena Piala AFF membolehkan membawa maksimal 30 pemain. Itu berarti masih ada kesempatan bagi Persija menyumbangkan pemain.
Hanya saja, jika melihat performa tim di BRI Liga 1 tidak banyak pemain-pemain yang menonjol. Tentu, pemain Persija butuh kerja kerad agar dilirik juru formasi asal Korea Selatan itu.
"Kemarin sempat dicoba Taufik (Hidayat). Taufik pulang, yang dua (Osvaldo dan Braif) ini belum bisa berangkat."
"Kalau melihat performa di beberapa pertandingan ini, rasanya butuh waktu untuk bisa kembali ke top perform dua pemain itu, lebih dari itu wewenang dari Shin Tae-yong."
Baca Juga: Persija Bakal Datangkan Sejumlah Pemain, Mungkin Ada Pergantian di Slot Asing
"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini, entry by name dalam beberapa hari ini harus pssi lakukan. Kita tunggu saja," pungkas mantan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI itu.
Berita Terkait
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik