Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani meminta kepada publik untuk bersabar soal proses naturalisasi empat emain-- Sandy Walsh, Kevin Diks, Jordi Amat, dan Mees Hilgers-- yang saat ini tengah berjalan. Menurut Hasani, proses naturalisasi cukup panjang.
Hasani, yang memang ditugaskan mengurus masalah tersebut, masih berkomunikasi dengan empat pemain tersebut melalui agen. Sejauh ini baru Sandy Walsh, Jordi Amat, dan Mees Hilgers yang memberi respons.
"Kita berkomunikasi terus cuma harus hati-hati karena belajar dari kasus sebelumnya supaya ini tidak gagal. Kita sampai sekarang belum umumkan karena kita proses dulu kalau semua sudah matang nanti baru kita coba beri tahu kepada publik," kata Hasani yang ditemui di Menara BNI, Selasa (30/11/2021).
Dalam hal ini Hasani menekankan bahwa PSSI tidak mau salah langkah. Oleh sebab itu, ia mau menyelesaikan seluruh prosesnya terlebih dulu sebelum mengumumkan ke publik.
"Jadi proses dokumentasi itu yang hari ini sudah oke itu ada tiga, tapi yang satu belum. Tapi kami mau umumkan kalau semuanya sudah clear," terang Hasani.
"Nanti di terakhir satu tidak mau. Jadi kita bicara tiga orang, tapi sampai sekarang empat pemain itu masih terbuka komunikasinya bersama kita," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, PSSI sedang memproses empat pemain keturunan untuk dinaturalisasi. Empat pemain tersebut merupakan permintaan langsung dari Pelatih Shin Tae-yong.
"Kami di kedirtekan itu banyak data pemain keturunan, ada databasenya, tapi federasi itu tidak punya otoritas untuk memilih, jadi itu kita serahkan kepada pelatih kepala. Jadi pelatih kepala merekomendasikan saya butuh ini, baru kita begerak," ungkap Hasani.
"Sebenarmya ini bukan tugas saya tapi biar ini semua lancar, saya manfaatkan koneksi saya yang ada di sana semuanya," pungkasnya.
Baca Juga: PSSI Apresiasi Dukungan BPJamsostek bagi Kesejahteraan Pesepak Bola
Tag
Berita Terkait
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
Shin Tae-yong Puas Persija Kalahkan Police Tero, tapi Ada Satu Masalah yang Masih Mengganjal
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Review Flex x Cop Season 1: Aksi Anak Konglomerat Memburu Pelaku Kejahatan
-
Sudah Bayar Rp650 Juta, Uang Orang Tua Mahasiswa Unsoed Malah Buat Biaya Cat Gedung
-
Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas
-
Ulasan Na Willa: Ketika Dunia Sederhana Anak-Anak Mengajarkan Arti Bertumbuh
-
Cara Menonaktifkan SafeSearch Google di HP dan Laptop agar Hasil Pencarian Tidak Blur
-
355 Titik Panas Terdeteksi di Riau, Terbanyak Pelalawan
-
Desa Adat Sade Lombok Terbakar Hebat, Sejumlah Rumah Tradisional Ludes Dilalap Api
-
4 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Agustus 2026, Masa Sulit Segera Berakhir
-
Tembus Angka Miliaran, Pameran HUT ke-81 Jateng Bawa UMKM Lokal 'Go International' hingga Malaysia!
-
Hampir Seabad, Masjid Jami' Al-Khotib Gurah Masih Menyimpan Jejak Kolonial