Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani mengapresiasi BPJamsostek yang turun tangan membantu kesejahteraan pesepak bola.
BPJamsostek menganggap sepak bola bukan sekedar hobi saja, namun profesi yang harus memiliki jaminan kesejahteraan.
Oleh sebab itu, diharapkan pendaftaraan keikutsertaan dalam program BPJamsostek menjadi kewajiban klub sebelum kompetisi dimulai.
Bagi Hasani aturan tersebut belum terlambat, meski sudah tertinggal dari negara lain.
"Kalau ini baru dimulai ya tidak ada yang terlambat, ini cukup bagus karena atlet dulu itu cuma sekadar hobi, kalau main bola nantinya mereka bisa bekerja di kantor pemerintahan, kantor BUMN, tapi hari ini pilihan mereka sebagai profesional," kata Hasani Abdulgani di acara signing komitmen bersama perlindungan ketenagakerjaan bagi pesepakbola dan atlet profesional di Menara BNI, Jakarta, Selasa (30/11/2021).
"Di dalam profesional tentu ada tuntutannya mereka harus main bagus supaya nilai naik, nah kalau nilai naik tentu orang akan proteksi dia, dalam proteksi ini tentunya klub yang membeli tidak mau rugi lewat kerjasama dengan BPJamsostek, tentu ini jadi terukur dan saya pikir ini jadi jalan terbaik untuk bisa berjalan tidak hanya di sepak bola tapi juga di cabang olahraga lainnya," sambungnya.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah yang juga hadir dalam acara itu mengatakan bahwa dengan adanya jaminan kesejahteraan, masa depan atlet menjadi lebih jelas.
Kini, pesepakbola memiliki jaminan masa pensiun. Selain itu, kesehatan para atlet juga terjamin sehingga klub tidak pusing memikirkan biaya andai pemain mengalami cedera.
"Saya senang sekali dengan kolaborasi yang sudah dilakukan ini. Ini akan menjawab mindset anak-anak yang hanya menjadikan dokter sebagai cita-cita, padahal olahraga sebagai profesi juga menjadi masa depan yang menjanjikan," ujar Ida.
Baca Juga: Manchester City Berminat, Luka Modric Berpeluang Kembali ke Liga Premier
"Dan tentu untuk menjawab itu saya kira saya juga senang apa yang dilakukan Komisi X yang mencoba melihat dan membantu faktor kesejahteraan atlet kita melalui undang-undang olahraga yang akan direvisi," terangnya.
Syaiful Huda, Ketua Komisi X DPR RI, mengakui dalam Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN) atlet belum masuk sebagai profesi atau pekerjaan.
"Atas nama Komisi X kami apresiasi karena ini merupakan langkah maju. Kami di Komisi X sedang menjalankan revisi UU keolahragaan," terang Syaiful Huda.
"Pertama soal revisi SKN harus sudah berbasis big sistem. Dalam UU SKN kita olahraga memang belum dijelaskan sebagai profesi, makanya kita mau revisi," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman
-
Erick Thohir Apresiasi Timnas Putri usai Juara AFF Women's Cup 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bukan Sekadar Gedung Baru, Pramono Didesak Prioritaskan Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
-
Amerika Ngamuk Lagi, Habis-habisan Gempur Fasilitas Militer Iran
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Pasar Ngijon Siap 'Digemparkan', Mulai dari Jathilan, Talkshow Menarik hingga Hiburan Gratis!
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Korban Tewas Gempa Jepang Terus Bertambah, Ada Warga Negara Asing
-
Usia 25 Belum Menikah, Kenapa Perempuan Masih Sering Dianggap Terlambat?
-
Cetak Generasi Melek Finansial, BRI Region 16 Masifkan Tabungan SimPel untuk Pelajar
-
Redam Bentrok Antar Ormas: Debt Collector Pembacok Valet Ambyar Club Diserahkan ke Polisi
-
Tetesan Darah Bongkar Kematian Wanita di Kamar Kos Grogol Petamburan