Suara.com - Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Hasani Abdulgani menargetkan proses naturalisasi Sandy Walsh, Kevin Diks, Jordi Amat, dan Mees Hilgers selesai awal 2022.
Hasani memprediksi jika dokumen pemain-pemain tersebut sudah memenuhi persyaratan, prosesnya bakal cepat mengingat untuk kepentingan negara.
Adapun saat ini PSSI masih berkomunikasi dengan keempat pemain itu melalui agen. Disebutkan sebelumnya, baru tiga pemain yang menyatakan kesiapannya membela Timnas Indonesia yakni Sandy Walsh, Mees Hilgers, dan Jordi Amat.
Sementara untuk Kevin Diks belum memberikan respons. PSSI terus berkomunikasi berkaitan dengan dokumen-dokumen kelengkapan pemain tersebut agar prosesnya lebih mudah.
"Saya, sih menargerkan Januari-Februari ya, itu sudah jalan karena ini memang big news, negara juga butuhkan karena kita kejar prestasi dan segala macam," kata Hasani saat ditemui di Menara BNI, Jakarta, Selasa (30/11/2021).
Hasani menegaskan jika semua dokumen persyaratan telah terpenuhi bakal ada surat pernyataan yang ditandatangani para pemain tersebut.
Beberapa dokumen yang salah satunya harus terpenuhi adalah pembuktian bahwa memiliki darah keturunan seperti dari kakek atau neneknya.
PSSI tidak mau kasus Marc Klok kembali terulang, di mana pemain milik Persib Bandung itu tak bisa menunjukkan dokumen darah keturunan yang membuatnya tak bisa membela Timnas Indonesia.
"Pemainnya kalau mau nanti, kan buat surat pernyataan, lalu dokumennya harus oke, lengkap. Makanya kita pakai agen itu supaya tidak salah," pungkasnya.
Baca Juga: Penjelasan PSSI Soal Perkembangan Empat Calon Pemain Naturalisasi
Berita Terkait
-
Here We Go! Erick Thohir Spill Indonesia Jadi Tuan Rumah Turnamen Bergengsi FIFA, Apa Itu?
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Jajan di Event Bergengsi Tak Harus Mahal, UMKM Piala Presiden 2026 Bikin Kantong Aman
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga