Suara.com - Persebaya Surabaya berhasil menang telak 3-0 atas Persib Bandung dalam partai klasik pekan ke-16 BRI Liga 1 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (8/12/2021) malam. Menang dengan skor mencolok, pelatih kepala Persebaya, Aji Santoso memuji habis penampilan anak-anak asuhnya yang menurutnya sudah sangat sesuai dengan instruksi saat latihan.
"Berkaca dari pertandingan melawan Persib di (turnamen pramusim) Piala Menpora beberapa bulan lalu, kami kena serangan dan gol cepat. Maka dari itu, di babak pertama kita berusaha menahan dan berakhir dengan skor 0-0," kata Aji soal laga semalam, seperti dikutip dari TIMES Indonesia --jaringan Suara.com, Kamis (9/12/2021).
Memasuki babak kedua, pelatih berlisensi AFC Pro itu pun menginstruksikan para penggawa Persebaya untuk lebih agresif dan lebih menekan Persib.
"Alhamdulillah kami dapat tiga gol di babak kedua. Saya sangat puas, penampilan yang luar biasa. Semuanya sesuai dengan latihan yang kami lakukan," ucap Aji bersyukur.
Kunci kemenangan Persebaya, lanjut Aji, adalah dengan memperbanyak kombinasi di sepertiga pertahanan lawan.
Berikutnya, para penggawa Bajul Ijo --julukan Persebaya Surabaya-- melakukan running behind the opponent dan straight pass. Itu semua memang terjadi, terutama pada gol ketiga melalui kerjasama Marselino Ferdinan dan Taisei Marukawa.
Marukawa sendiri, yang menyumbang dua gol untuk Persebaya di laga semalam, disebut Aji sebagai salah satu pemain terbaik Persebaya musim ini.
Ia pun berharap gelandang sayap asal Jepang itu mampu konsisten, bahkan meningkatkan performanya untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.
Gol pertama Marukawa terjadi pada menit ke-57 melalui umpan lambung cantik dari M. Hidayat. Itu merupakan peluang emas pertama Persebaya setelah bertahan setengah babak dari gempuran Persib.
Baca Juga: Profil Taisei Marukawa, 'Samurai' Persebaya Peneror Gawang Persib Bandung
Melihat timnya kebobolan, pelatih Persib, Robert Alberts lantas merespons dengan memasukkan striker Geoffrey Castilion untuk menemani Wander Luiz di depan. Namun, ternyata dua penyerang tak menjamin Persib mampu membalas gol Marukawa.
Persebaya justru mampu menggandakan keunggulan, lagi-lagi lewat serangan balik cepat. Dimulai oleh Jose Wilkson pada menit ke-69 dan diakhiri dengan umpan satu-dua cantik Bruno Moreira bersama Marukawa.
Tertinggal 0-2 membuat Persib semakin panas. Pada menit ke-88, Wander Luiz hampir membukukan namanya di papan skor setelah ia berhasil menang duel dengan kiper Persebaya Ernando Ari.
Tapi, beruntung di gawang Persebaya masih ada pemain terakhir, yakni Arif Satria, yang berhasil mengamankan sarang Bajul Ijo dari ancaman kebobolan. Kebuntuan demi kebuntuan dirasakan para pemain depan Persib sebab Ernando Ari tampil begitu apik.
Saat pertandingan sudah memasuki menit terakhir waktu normal. Marukawa melakukan end game dengan kaki kirinya. Umpan terobosan dari Marselino yang membelah pertahanan Persib mampu dieksekusi Marukawa dengan sempurna.
Hasil ini sendiri memperpanjang rekor kemenangan Persebaya, sekaligus belum pernah kalah dalam 10 laga terakhir di Liga 1 2021/2022 serta meraih lima clean sheet.
"Yang jelas instruksi kami, tim pelatih Persebaya, adalah main dengan siapapun harus fighting spirit dan tidak melakukan kesalahan yang tidak penting di sepertiga pertahanan," tandas Aji Santoso.
Berita Terkait
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Persebaya vs Penang FC Jadi Ajang Rotasi Pemain, Apa Target Bernardo Tavares?
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Mantan Dirdik Jampidsus Sebut Penetapan Tersangka hingga Penahanan Febrie Tak Lazim
-
Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus
-
Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif
-
Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!
-
Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1
-
Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja
-
Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton
-
DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi
-
Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas
-
BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM