Suara.com - Manajer Manchester City, Pep Guardiola mengakui Wolves sedang berada dalam performa yang stabil, tapi ia menegaskan ingin melanjutkan tren positif The Citizens ketika kedua tim bertemu dalam laga lanjutan Liga Inggris 2021/2022 di Etihad Stadium, Sabtu (11/12/2021) malam WIB.
Istilah stabil yang diungkapkan Guardiola merujuk pada statistik memasukkan dan kemasukan gol yang dimiliki Wolves sepanjang musim ini.
"Mereka mencetak 12 gol dan kebobolan 13 gol (dari 15 pertandingan Liga Inggris 2021/2022), sungguh sangat stabil," kata Guardiola dikutip dari laman resmi City.
"Menghadapi Wolves selalu sulit. Tahun lalu, dan besok juga tidak terkecuali. Ketika Anda main 15 pertandingan dan menilik statistik gol itu, mereka sangat stabil dan seimbang," sambung pelatih Spanyol berkepala plontos itu.
Meski mengakui bahwa Wolves tidak akan memberi kemenangan secara cuma-cuma bagi City di kandang, Guardiola menegaskan bahwa ia dan para pemain The Citizens ingin melanjutkan tren positif yang tengah dijalani.
City dalam lima pertandingan terakhir selalu menyapu bersih kemenangan di liga, dan hal itu turut membantu mereka naik ke puncak klasemen sementara dengan koleksi 35 poin.
"Melawan Wolves selalu sulit karena beberapa hal seperti kualitas pemain, struktur permainan, kecepatan di lini depan, kemampuan memanfaatkan bola mati, sikap, karakter dan juga kiper mereka bagus," ucap Guardiola.
"Mereka berada di level tinggi. Sejauh ini musim mereka bagus. Kami tahu itu, tapi di sisi lain kami juga berada di posisi bagus untuk melanjutkan tren positif di Liga Inggris. Tentu kami ingin meraih poin penuh nanti," tukas eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.
Baca Juga: Alexander-Arnold Pemain Terbaik Liga Inggris Bulan November, Guardiola Manajer Terbaik
Berita Terkait
-
Alarm Bahaya Tottenham: Usai Dua Musim Finis ke-17, Kini Jadi Juru Kunci?
-
Review Film Motor City: Sengaja Mengorbankan Cerita demi Gaya
-
Proyek LRT City Bakal Jalan Lagi
-
Proyek LRT City Terancam Mangkrak, Danantara Kucurkan Rp456 Miliar
-
Review Film Motor City: Kisah Pria Kesepian Melawan Bos Kriminal yang Kejam
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan