Suara.com - Persipura Jayapura akan berhadapan dengan PSIS Semarang dalam laga pekan ke-17 BRI Liga 1 2021/2022. Pertandingan akan bergulir di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (11/12/2021) pukul 19.30 WIB.
Kedua tim menatap pertandingan ini dengan modal berbeda. Persipura ditahan imbang PSS Sleman 1-1, sementara PSIS Semarang berhasil menekuk Persita Tangerang 3-2.
Bagi Persipura, setiap poin kini sangat penting untuk bisa mengangkat posisi mereka dari kubangan zona degradasi.
Mutiara Hitam --julukan Persipura-- saat ini ada di posisi 17 klasemen dengan perolehan 10 poin. Kemenangan sangat penting untuk perlahan naik ke posisi aman.
Meskipun masih tampil inkonsisten, performa Persipura Jayapura dalam seri ketiga BRI Liga 1 2021/2022 terbilang sedikit membaik.
Dari lima laga terakhir, Persipura bisa mendapatkan satu kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan.
Di sisi lain, PSIS Semarang punya rekor lebih baik jelang laga ini. Dalam lima pertandingan terakhir, mereka meraih dua kemenangan, dua imbang dan sekali kalah.
Jelas, PSIS Semarang yang untuk sementara duduk di peringkat keenam klasemen dengan 27 poin bukanlah lawan mudah bagi Persipura.
Tim asuhan Imran Nahumarury sejauh ini telah membukukan tujuh kemenangan dari 16 laga yang sudah dilalui di BRI Liga 1.
Baca Juga: BRI Liga 1: Carlos 'Cak Sodiq' Fortes Menggila, Arema FC Jungkalkan Borneo FC di Magelang
Meski diunggulkan dalam laga ini, PSIS Semarang bukannya tanpa celah. Secara rekor pertemuan, mereka nyatanya masih inferior di hadapan Persipura.
Dalam lima pertemuan terakhir, Persipura mampu mengamankan empat kemenangan atas PSIS Semarang. Catatan itu cukup untuk membuat PSIS lebih waspada pada laga ini.
Perkiraan Susunan Pemain
Persipura Jayapura: Fitrul Dwi Rustapa; M Tahir, Brian Fatari, Donni Monim, Irsan Lestaluhu; Takuya Matsunaga, Nelson Alom; Elisa Basna, Hedipo Gustavo, Gunansar Mandowen; Yohanes Pahabol.
Pelatih: Angel Alfredo Vera.
PSIS Semarang: Joko Ribowo; Aqsha Saniskara, Wahyu Prasetyo, M Rio Saputro, Frendi Saputra; Finky Pasamba, Jonathan Cantillana, Eka Febri Setiawan; Septian David Maulana, Bruno Silva, Riyan Ardiyansyah.
Pelatih: Imran Nahumarury.
Tag
Berita Terkait
-
Borneo FC Vs Arema FC, Dua Gol Carlos Fortes Beri kemenangan Singo Edan
-
Prediksi Persija Jakarta vs Bhayangkara FC di BRI Liga 1
-
Prediksi Persela Lamongan vs PSS Sleman di BRI Liga 1
-
Kiper Persik Kediri Bongkar Kunci Clean Sheet di 3 Laga Beruntun BRI Liga 1
-
Tekad PSS Sleman Tutup Putaran Pertama dengan Hasil Manis di Stadion Manahan
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan