Suara.com - Xavi Hernandez mengatakan bahwa dirinya sekarang memiliki tugas untuk menciptakan Barcelona yang baru setelah timnya baru-baru ini tersingkir lebih awal di Liga Champions dan turun ke Liga Europa.
Kekalahan 0-3 Barcelona atas Bayern Munich, Kamis (9/12/2021), membuat mereka tersingkir dari Liga Champions di babak penyisihan grup untuk pertama kalinya dalam dua dekade dan mereka juga terpaut 16 poin dari pemuncak klasemen, Real Madrid di La Liga.
Dalam sebuah konferensi pers jelang pertandingan melawan Osasuna pada Minggu (12/12/2021) malam, Xavi mengatakan bahwa dia terkejut ketika dia melihat suasana di ruang ganti pemain yang "kurang percaya diri."
Xavi juga yakin bahwa masalah yang dialami timnya lebih bersifat psikologis daripada sepak bola.
"Banyak pemain kualitas di sini," katanya yang dikutip Antara dari Reuters, Sabtu (11/12/2021).
"Kami membutuhkan reset secara umum. Saya merasa bahwa kekalahan telah terjadi dan tidak mungkin seperti itu. Kami perlu meminta lebih banyak komitmen, lebih menuntut, lebih berani, bekerja lebih banyak. Kami harus menciptakan Barca yang baru."
"Saya khawatir," tambah Xavi.
“Kami tidak punya pilihan selain terus bekerja keras, pulih dari luka kami dan kembali ke jalurnya."
“Melawan Bayern, saya melihat Barcelona yang kecil (bertubuh kecil) dan kami harus menerimanya. Kami bekerja untuk membawa Barca kembali ke tempat kami seharusnya.”
Baca Juga: Catatan Pertemuan Timnas Indonesia Vs Laos, Skuad Garuda Sering Kali Bantai Thim Xhad
Setelah kalah 0-1 di kandang oleh Real Betis akhir pekan lalu, Barcelona berada di urutan ketujuh di klasemen La Liga dan terpaut enam poin dari slot Liga Champions musim depan.
Situasi Barcelona saat ini juga diperparah dengan badai cedera, dengan tujuh pemain kunci harus menepi. Ketujuh pemain tersebut adalah Sergi Roberto, Jordi Alba, Pedri, Ansu Fati, Martin Braithwaite, Memphis Depay dan Sergio Aguero.
"Kami harus memikirkan skenario terburuk yang mungkin terjadi dan bekerja agar itu tidak terjadi," kata Xavi.
“Kami harus tetap positif dan tahu bahwa klub sedang melalui situasi rumit di sisi olahraga dan ekonomi.”
Berita Terkait
-
Niatnya Ramah, Barcelona Justru Dirujak Netizen Usai Beri Selamat ke Marcus Rashford
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Real Madrid Menangi Perburuan Bernardo Silva, Sepakati Kontrak Dua Tahun
-
Lupakan Rivalitas di Klub, Raphinha Sebut Vinicius Bisa Jadi Penentu Brasil Juara Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Pesan Bijak Cristiano Ronaldo Untuk Portugal Jelang Laga Penentuan Lawan Kolombia
-
Jelang Lawan Skotlandia, Ancelotti Ungkap Kabar Bahagia Soal Neymar, Apa Itu?
-
3 Negara yang Pernah Dibantai Portugal dengan 5+ Gol di Piala Dunia
-
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Adu Penalti Bisa Berubah Total! FIFA Ajukan Regulasi Baru untuk Piala Dunia 2026
-
Timnas Indonesia Disebut-sebut Segera Naturalisasi Gelandang Keturunan Jerman
-
Hanya Kalah dari Messi dan Ronaldo, Luka Modric Ukir Sejarah Spesial di Piala Dunia 2026
-
Heboh Pub Favorit Pendukung Skotlandia di Boston Tutup Saat Hari Pertandingan Inggris