- KNVB menunjuk Xavi Hernandez sebagai pelatih baru timnas Belanda pada Rabu, 12 Agustus 2026.
- Mantan pelatih Barcelona tersebut menandatangani kontrak untuk memimpin skuad Belanda hingga Piala Dunia 2030.
- Xavi berkomitmen membawa timnas meraih kemenangan melalui gaya sepak bola menyerang berbasis penguasaan bola.
Suara.com - Timnas Belanda resmi memasuki era baru setelah legenda Barcelona dan Spanyol, Xavi Hernandez, ditunjuk sebagai pelatih kepala menggantikan Ronald Koeman.
Asosiasi Sepak Bola Belanda (KNVB) mengumumkan penunjukan Xavi pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Pelatih berusia 46 tahun itu mendapatkan kontrak hingga Piala Dunia 2030.
Xavi kembali ke dunia kepelatihan setelah lebih dari dua tahun meninggalkan Barcelona.
Ia menjadi pelatih Blaugrana sejak November 2021 hingga berpisah dengan klub pada 2024.
Penunjukan ini sekaligus menciptakan sebuah kebetulan menarik.
Xavi sebelumnya juga pernah menggantikan Ronald Koeman di Barcelona pada 2021.
Xavi mengaku memiliki ikatan khusus dengan sepak bola Belanda.
Hubungan itu terbentuk sejak dirinya menimba ilmu di akademi Barcelona dan mendapatkan pengaruh besar dari filosofi Johan Cruyff serta Rinus Michels.
Baca Juga: Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI
"Saya menganggap ini sebagai kehormatan yang luar biasa untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Belanda," kata Xavi dalam pernyataan KNVB.
"Sebagai seseorang yang mendapatkan pendidikan di akademi FC Barcelona, dengan pengaruh kuat dari Johan Cruyff dan Rinus Michels, saya merasa memiliki hubungan khusus dengan sepak bola Belanda. Bisa dikatakan saya sedikit banyak merupakan anak dari sepak bola Belanda," ujarnya.
Xavi juga menyebut Louis van Gaal dan Frank Rijkaard sebagai sosok yang ikut membentuk dirinya sebagai pemain sekaligus pelatih.
Xavi dikenal sebagai pelatih yang mengutamakan penguasaan bola, permainan posisi, sirkulasi cepat, serta keberanian mengambil inisiatif.
"Belanda memiliki budaya sepak bola yang kaya dan visi yang jelas yang juga sangat menarik bagi saya: sepak bola menyerang, berbasis penguasaan bola, dengan kreativitas, gairah, dan keyakinan," kata Xavi.
Menurutnya, kemenangan tetap menjadi tujuan utama.
Namun, Xavi ingin Belanda meraihnya dengan gaya permainan yang mencerminkan karakter sepak bola negara tersebut.
"Tujuan paling penting selalu dan akan selalu menjadi kemenangan. Namun, saya lebih memilih meraihnya dengan cara yang mencerminkan karakteristik tersebut dan dapat dinikmati masyarakat," ujar Xavi.
Berita Terkait
-
Diaspora Indonesia Kembangkan Kuliner Nusantara di Belanda Bersama BNI
-
Ibu Asli Bali, Lahir di Malang, Pemain Ini Lebih Pilih Bela Timnas Belanda
-
Starting XI Belanda Kelahiran Indonesia Era Kolonial: Lengkap dengan Data Lahir dan Jejak Timnas
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Xavi Resmi Jadi Bos Belanda, Eks Barcelona Itu Janjikan Oranje Bakal Kembali Total Football
-
Bolehkah Memakai Serum Vitamin C dan Niacinamide Bersamaan?
-
4 Ide OOTD Contemporary Streetwear ala S.Coups SEVENTEEN, Keren Tanpa Ribet
-
Danantara Bangun Pabrik Magnet Permanen, untuk Komponen EV hingga Senjata Canggih
-
KPA Tangerang Temukan 203 Kasus HIV hingga April 2026, Layanan Deteksi Diperluas
-
Mengenal Sifat Buruk dan Sisi Gelap Shio Kuda yang Jarang Diketahui, Ini Daftarnya
-
Tak Ada Bekas Luka, Tim Forensik Selidiki Kemungkinan Racun di Jasad Sutrimo
-
Isi 10 Dasa Darma Pramuka Lengkap Beserta Maknanya
-
Netizen Indonesia Heboh! Wanita Tua Berkerudung yang Dibawa Rapper Inggris Ini Ternyata Neneknya
-
Usulan Pejabat Makan MBG: Ujian Kesetaraan dan Nyali Pemerintah Terapkan Sila Kelima