Bola / Bola Dunia
Jum'at, 31 Juli 2026 | 07:25 WIB
Perayaan di Allianz Arena tak hanya soal gelar, tetapi juga dipenuhi pesan kuat dari para suporter kepada tim dan pelatih Vincent Kompany. [Instagram Bayern Munich]
Baca 10 detik
  • Bayern Munich membantai klub amatir FC Rottach-Egern dengan skor telak 15-0 pada laga uji coba pramusim.
  • Pertandingan tersebut dilangsungkan di kawasan Tegernsee pada suhu panas hampir mencapai 40 derajat Celsius.
  • Seorang polisi berusia 50 tahun bernama Lukas Patzold turut bermain membela FC Rottach-Egern sebagai pemain pengganti.

Suara.com - Bayern Munich menunjukkan dominasinya dengan membantai tim amatir FC Rottach-Egern 15-0 dalam laga uji coba pramusim.

Namun, bukan hanya skor telak yang mencuri perhatian, melainkan momen unik saat seorang polisi berusia 50 tahun ikut bermain.

Pertandingan berlangsung di Tegernsee, sekitar 53 kilometer dari Munchen, dalam suhu panas hampir 40 derajat Celsius.

Tim asuhan Vincent Kompany langsung tancap gas dan sudah unggul enam gol di babak pertama tanpa balasan.

Laga semakin menarik ketika pada menit ke-80, Lukas Patzold masuk ke lapangan menggantikan pemain yang cedera.

Ia bukan pemain profesional, melainkan bendahara klub yang juga bekerja sebagai polisi di kota tersebut.

Dengan mengenakan nomor punggung 19, Patzold merasakan pengalaman langka menghadapi para pemain Bayern.

Saat ia masuk, skor sudah menunjukkan 12-0, dan ia tak mampu menghentikan gempuran raksasa Bundesliga itu.

Bayern tampil serius meski hanya laga uji coba.

Baca Juga: Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi

Tanpa sejumlah bintang seperti Manuel Neuer, Michael Olise, dan Harry Kane, mereka tetap mendominasi penuh jalannya pertandingan.

Gol demi gol tercipta sejak menit awal. Flip Pavic membuka keunggulan hanya dalam delapan menit, diikuti kontribusi Arijon Ibrahimovic, Felipe Chavez, dan Mayson Cardozo yang membawa Bayern unggul 6-0 di babak pertama.

Di babak kedua, dominasi Bayern semakin tak terbendung.

Perbedaan kualitas, fisik, dan kecepatan membuat Rottach-Egern kesulitan mengembangkan permainan.

Gol tambahan terus mengalir lewat Cardozo, Armindo Sieb, hingga Joshua Kimmich.

Bahkan pemain muda Skender Nuraj ikut mencatatkan namanya di papan skor untuk menutup kemenangan telak 15-0.

Load More