Suara.com - Dua kartu merah mewarnai jalannya pertandingan antara Persiraja vs PSM Makassar yang berakhir imbang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Senin (13/12/2021) malam.
Masing-masing tim sama-sama merasakan imbas kartu merah, yakni PSM dengan diusirnya Sutanto Tan dan Persiraja dengan Vanja Markovic.
Babak pertama, kedua tim sama-sama bermain rapat sehingga membuat tidak banyak tercipta peluang untuk membobol pertahanan lawan.
Hingga 10 menit pertandingan berjalan, skor kacamata masih bertahan karena kuatnya pertahanan masing-masing tim.
Peluang pertama didapatkan PSM pada menit ke-19 melalui tendangan bebas yang dieksekusi Rasyid Assahid Bakri, namun belum berbuah manis.
Pada menit ke-27, PSM juga memiliki peluang lewat Rasyid dengan tendangan kerasnya buah umpan dari Yance Sayuri, namun belum bisa membobol lini pertahanan Laskar Rencong.
Persiraja pun memiliki peluang emas membobol gawang PSM di menit ke-42, tetapi sayangnya sepakan Zamzani melambung di atas mistar gawang.
Hingga babak pertama usai, kedudukan kedua tim masih imbang tanpa gol dan bola juga lebih banyak bergerak di lapangan tengah.
Memasuki babak kedua, Pasukan Ramang dan Persiraja sama-sama meningkatkan tensi serangan sehingga membuat beberapa peluang.
Baca Juga: Atletico dan Villarreal, 2 Tim yang Diuntungkan dari Pengundian Ulang Liga Champions
Menit ke-49, PSM membuka peluang lewat tendangan Anco Jansen, tetapi masih bisa diamankan kiper Fakhrurrazi Quba.
PSM kembali mendapatkan peluang lewat Rasyid yang berada tepat di depan gawang Persiraja, tetapi tendangannya tak mengarah akurat.
Setelah itu, Persiraja ganti mengancam gawang Juku Eja lewat Vanja meski bola masih bisa diamankan kiper Hilman Syah dengan sigap.
Pada menit ke-80, kedua tim harus menelan pil pahit bermain dengan 10 pemain setelah wasit Iwan Sukoco mengusir Sutanto dan Vanja.
Awalnya, Vanja menekel kaki Sutanto yang membuatnya jatuh dan emosi sehingga balas menanduk sehingga memancing keributan.
Akhirnya, kedua pemain itu dihadiahi kartu merah dan dikeluarkan dari lapangan, kemudian pertandingan dilanjutkan kembali.
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
-
Jelang Laga Penentuan Degradasi, PSSI Tiba-tiba Ganti Wasit Duel Madura United vs PSM
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela