Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menganggap Vietnam tetap kuat meski terus menelan kekalahan di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Bahkan, Shin Tae-yong merasa Vietnam adalah kandidat kuat menjadi juara di Piala AFF 2020.
Timnas Indonesia akan menghadapi Vietnam dalam lanjutan Grup B Piala AFF. Duel kedua tim akan digelar di Bishan Stadium Singapura, Rabu (15/12/2021) malam WIB.
Sekedar informasi, pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia, Vietnam memang terus menelan kekalahan. Mereka kalah dari Australia, China, Oman, Jepang, dan dua kali dari Arab Saudi.
Penampilan tersebut berbeda di Piala AFF. Golden Star Warriors --julukan Timnas Vietnam-- masih belum terkalahkan, bahkan kebobolan.
Dari dua pertandingan yang sudah dijalani, tim asuhan Park Hang-seo itu mampu mengalahkan Laos, 2-0 dan Malaysia, 3-0.
"Pastinya Vietnam adalah tim yang sangat baik meski mereka kalah enam kali di Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Asia," kata Shin Tae-yong dalam konferensi pers virtual, Selasa (14/12/2021).
"Jadi Vietnam tetap tim terkuat di Piala AFF ini," sambung juru formasi asal Korea Selatan tersebut.
Akan tetapi, Shin Tae-yong berjanji Evan Dimas dan kawan-kawan bakal memberikan perlawanan. Strategi khusus sudah disiapkan untuk meladeni Vietnam.
"Pemain muda kami sudah mempersiapkan dengan baik dan menunjukkan yang terbaik di lapangan, pastinya Vietnam sangat baik meski kalah enam kali karena mereka itu tim kuat," pungkasnya.
Baca Juga: Fachruddin Aryanto: Vietnam Kuat, Tapi Punya Kekurangan
Timnas Indonesia untuk sementara menduduki puncak klasemen Grup B dengan koleksi enam poin setelah menyapu bersih kemenangan di dua laga.
Perolehan poin skuad Garuda setara dengan Vietnam dan Malaysia yang menempati posisi kedua dan ketiga.
Berita Terkait
-
Persija Resmi Rekrut Alexander Jeremejeff, Shin Tae-yong Bisa Senyum Lebar
-
Sandy Walsh Blak-blakan Jelang Kick Off Super League, Senggol 4 Pemain Persib Ini
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Disebut Keras, Hokky Caraka Ungkap Fakta soal Debat Taktik
-
Bung Ropan Ubah Pernyataan soal Rizky Ridho, Peluang ke Timnas Indonesia Masih Terbuka
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif