Suara.com - Pelatih PSMS Medan Ansyari Lubis mengaku sedikit kecewa dengan hasil imbang yang didapatkan timnya ketika bermain imbang 0-0 melawan PSIM Yogyakarta pada laga kedua Grup Y babak delapan besar Liga 2 di Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, Senin.
Berbicara pada sesi konferensi pers virtual seusai pertandingan, Senin, Ansyari Lubis mengaku tetap mengapresiasi kerja keras yang ditunjukkan pemainnya yang berusaha bermain maksimal.
Menurutnya, permainan yang ditunjukkan oleh anak asuhnya adalah merupakan bentuk dari semangat yang mereka gaungkan sebelum pertandingan, diharapkan hasil satu poin ini bisa membangkitkan semangat dari skuad PSMS Medan.
"Dari segi hasil tentu kami sedikit kecewa, peluang kita masih ada, tapi harus sedikit lebih kerja keras. Pada pertandingan ini, saya apresiasi pemain saya karena bermain spartan, dengan bermain maksimal," kata Ansyari Lubis.
"Ini adalah semangat yang kita apungkan sebelum pertandingan. Mudah-mudahan satu poin ini bisa membangkitkan semangat kita di pertandingan selanjutnya," sambungnya.
Selanjutnya Ansyari Lubis mengatakan, PSMS Medan akan berusaha untuk memenangkan pertandingan melawan Martapura Dewa United pada laga terakhir Grup Y babak delapan besar Liga 2, Kamis (23/12).
Dirinya akan menekan kepada seluruh pemainnya agar tetap fokus untuk memenangkan pertandingan melawan Martapura Dewa United, tidak terpengaruh hasil pada laga lainnya karena mereka memiliki kesempatan yang sama untuk lolos ke babak selanjutnya.
"Kita berusaha untuk bisa memenangkan pertandingan selanjutnya, kita tidak berpikir hasil di pertandingan yang lain. Saya tekankan kepada pemain tetap fokus kepada pertandingan selanjutnya dan kita punya kesempatan yang sama akan saya sampaikan kepada pemain," tegas Ansyari Lubis.
Hasil imbang ini membuat PSMS Medan masih tertahan di posisi empat klasemen sementara Grup Y dengan raihan satu poin dari dua pertandingan, sedangkan PSIM Yogyakarta berada di peringkat ketiga dengan dua poin.
Baca Juga: Martapura Dewa United Bekerja Keras Kalahkan Sulut United
Berita Terkait
-
PSIM Yogyakarta Fokus Perkuat Lini Tengah, Datangkan Gelandang Polandia Adrian Purzycki
-
PSIM Yogyakarta Pertahankan Empat Pemain Asing untuk Hadapi Musim 2026/2027
-
Satu Musim Berkesan di Laskar Mataram, Donny Warmerdam Resmi Pamit dari PSIM Yogyakarta
-
Cerita Mantan Pelatih NAC Breda Nikmati Musim Perdana di Liga Indonesia
-
Bawa Nama PSIM Yogyakarta, Rahmatzoda Merasa Terhormat Kembali ke Timnas Tajikistan
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Malam Ini! Garuda Pertiwi Hadapi Laos di Final AFF Women's Cup 2026
-
Mengenal Gunung Pickaxe, Lokasi Fasilitas Iran yang Akan Dibom Amerika Serikat
-
Ulasan Novel Kendat, di Balik Konspirasi Kematian Berantai di Kota P
-
Heboh Isu Babinsa Bakal Awasi Wajib Pajak, Begini Penjelasan Tegas TNI AD
-
Purbaya Klaim Hubungan Kemenkeu & BI Solid, Buktikan Lewat 'Tukar Guling' Pejabat
-
iCAR V23 Tawarkan Boxy SUV Bergaya Ikonik, Tampil Beda Tanpa Mengorbankan Efisiensi Energi
-
Aturan Dana Lingkungan Hidup Diubah, Uang Rp22 Triliun untuk Masyarakat Tak Bisa Cair
-
Fakta atau Mitos? Kupas Tuntas Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Beralih ke Kendaraan Listrik
-
Tak Hanya Pemerintah, Industri RS Butuh Pendanaan Perbankan
-
4 Gaya OOTD High-Street Experimental ala Hongjoong ATEEZ, Biar Nyentrik!