Suara.com - Jelang menghadapi putaran kedua kompetisi BRI Liga 1, pelatih Persik Kediri, Javier Roca melakukan tes parameter kondisi fisik para pemain Tim Macan Putih, Selasa (21/12/2021)
Setelah mengetahui kondisi fisik dari para pemain Persik, Roca pun akan menentukan metode latihan yang bakal ia pergunakan nanti.
Dari hasil tes yang dilakukan, secara keseluruhan pelatih asal Chile itu mengaku puas dan memuji fisik para pemainnya.
Roca merasa senang, karena VO2MAX pemainnya rata-rata sudah mendekati di angka ideal, yakni di angka 55–64.
"VO2MAX sudah semakin baik. Kami harap dapat menunjang permainan Persik Kediri saat pertandingan pada putaran kedua (Liga 1 2021/2022) nanti," ucap Javier Roca seperti dimuat BeritaJatim --jaringan Suara.com.
Untuk VO2MAX tertinggi di skuad Macan Putih dipegang oleh gelandang serang asal Brasil, Dionatan Machado atau yang akrab dikenal dengan nama Tinga. Ia memiliki VO2MAX di angka 64.
Tepat dibawahnya ada bomber andalan Persik asal Spanyol, Youssef Ezzejjari dengan nilai VO2MAX di angka 61. Dan di posisi ketiga ada gelandang serang lokal, Adi Eko Jayanto dengan VO2MAX di angka 61.9.
Berita Terkait
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Bali United Lepas Yusuf Meilana, Kembalikan ke Persik Kediri
Terpopuler
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
- Mitchell Baker Cetak 3 Gol dari 4 Laga Bakal Dipanggil John Herdman di FIFA ASEAN Cup 2026?
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Ujian Berat MBG: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
516 Korban Keracunan, Bupati Sidoarjo Ultimatum BGN Soal Perizinan: Ini Harus Tegas!
-
Kabar Gembira! Mulai 2027 Guru PPPK Paruh Waktu Resmi Diangkat Jadi Penuh Waktu
-
KPK Geledah Perusahaan Tambang Terkait Kasus Pajak Banjarmasin, Nama Adaro Ikut Terseret
Terkini
-
Sopir Jasa Angkut Curiga Bau Menyengat, Dipaksa Bawa Kardus Berisi Mayat di Bandung
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Pintas Ke Pelabuhan Ratu Lebih Cepat, Pemkab Bogor Lanjutkan Proyek Jalan Nanggung - Sukabumi
-
KPK Dalami Mekanisme Pemotongan Upah Pungut di Bogor
-
Memilih Desain Rumah yang Mengikuti Ritme Kehidupan Penghuninya
-
11 Tahun Buron, Tersangka Korupsi Bandara Melalan Ditangkap di Sulsel
-
MBG Berbahaya: Ketika Nasi, Tempe, dan Telur Berujung Keracunan Massal di Pesantren Sidoarjo
-
BREAKING NEWS! Kebakaran Hebat Terjadi di TPA Putri Cempo Solo
-
Habitat Ludes Terbakar! Karhutla Kalimantan Picu Risiko Konflik Satwa dengan Manusia
-
Nasib Apes Emil Audero Usai Gabung Rayo Vallecano Terusir dari Stadion Sendiri, Kok Bisa?