Suara.com - Di sepanjang penyelenggaraannya, Piala AFF menjadi panggung bagi para pemain terbaik di Asia Tenggara, salah satunya dari sektor penyerang.
Banyak penyerang yang silih berganti mencuri perhatian di perhelatan Piala AFF. Teranyar ada nama Teerasil Dangda yang baru saja mencetak rekor di ajang dua tahunan ini.
Penyerang gaek berusia 33 tahun asal Thailand itu resmi menjadi top skor sepanjang masa Piala AFF usai membawa negaranya mengalahkan Singapura di laga terakhir grup A.
Sejak berkiprah di Piala AFF, Teerasil Dangda telah mengoleksi 19 gol. Catatan ini mengalahkan torehan Noh Alam Shah yang sebelumnya memegang rekor tersebut.
Selain menorehkan catatan itu, pemain yang sempat dikontrak Manchester City dan UD Almeria ini juga berstatus top skor sementara Piala AFF 2020 dengan torehan empat gol, unggul satu gol dari Irfan Jaya.
Meski berstatus sebagai top skor sepanjang masa Piala AFF dan top skor sementara di edisi ke-20 ini, Lionel Lewis selaku legenda Singapura tak memasukkan nama Teerasil Dangda dalam daftar penyerang terhebat di ajang tersebut.
Bagi eks kiper yang memiliki 72 caps bersama timnas Singapura itu, hanya ada empat penyerang hebat sepanjang masa Piala AFF. Tak disangka, salah satunya ada dari Indonesia.
Penyerang Hebat Sepanjang Sejarah Piala AFF Versi Lionel Lewis
Dalam wawancaranya dengan Zing, kiper yang mengantarkan Singapura juara dua kali Piala AFF itu menyebut hanya ada empat penyerang terbaik sepanjang sejarah ajang itu.
Baca Juga: Jebol Gawang Singapura, Witan Sulaeman Bayar Nazar dan Bikin Kekasih Terharu
Keempat pemain itu adalah Bambang Pamungkas (Indonesia), Safee Sali (Malaysia), Kiatisuk Senamuang (Thailand), dan Le Chong Vinh (Vietnam).
Empat penyerang ini mampu membuat Lionel Lewis terkesan dengan aksi mereka. Tak ayal sematan terbaik di Asia Tenggara ia sematkan untuk keempat penyerang legendaris itu.
Bambang Pamungkas sendiri dikenal sebagai penyerang legendaris Indonesia. 23 tahun ia membela skuat Garuda di mana ia tampil enam kali di Piala AFF yang menjadi rekor bagi tim Merah Putih.
Dalam enam edisi Piala AFF yang pernah ia ikuti tersebut, penyerang yang biasa disapa Bepe itu mampu mencetak 12 gol.
Jumlah gol yang dicetak Bambang Pamungkas dalam kesertaannya di Piala AFF itu sama dengan torehan yang diciptakan penyerang legendaris Thailand, Kiatisuk Senamuang.
Hanya saja dalam enam kesempatan itu di Piala AFF itu, Bepe tak pernah mampu menjebol gawang Lionel Lewis. Tak cukup sampai di situ, eks Persija Jakarta ini juga tak mampu meraih gelar juara Piala AFF, berbeda dengan Kiatisuk Senamuang.
Sedangkan Safee Sali dan Le Chong Vinh mampu membuat Malaysia dan Vietnam menjadi salah satu kekuatan menakutkan hingga menjadi kampiun di Piala AFF.
Safee Sali membawa Malaysia menjuarai Piala AFF untuk pertama kalinya pada 2010. Pencapaian itu dibarengi dengan torehan pribadi di mana dirinya keluar sebagai top skor dengan 5 gol.
Sedangkan Le Chong Vinh menjadi aktor di balik keberhasilan Vietnam keluar sebagai kampiun Piala AFF 2008 dengan torehan dua gol sepanjang gelaran tersebut.
[Penulis: Zulfikar Pamungkas]
Berita Terkait
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Boaz Solossa dan Bambang Pamungkas Lewat, Legenda Timnas Indonesia Lebih Akui Kehebatan Ole Romeny
-
Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan