Suara.com - Pelatih Dewa United, Kas Hartadi memuji kerja keras pemainnya sehingga bisa mengalahkan PSMS Medan 1-0 pada laga pamungkas Grup Y babak 8 besar Liga 2 2021 di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis malam.
"Pemain Dewa United malam hari ini luar biasa. Meski banyak tekanan, namun bisa mengatasi dan memenangkan pertandingan ini. Saya suka etos kerja para pemain" kata Kas seperti dikutip dari Antara, Jumat (24/12/2021)
Sebelum kick-off laga, Dewa United sebetulnya hanya membutuhkan hasil seri untuk melangkah ke semifinal. Namun menurut Kas, para pemain tetap bekerja keras untuk menang.
"Pertandingan yang berat lawan PSMS. Hasil seri saja sebenarnya tidak masalah, tapi ternyata Tuhan berikan kemenangan," tuturnya.
Kas menjelaskan kunci sukses kemenangan ini adalah kekompakan semua pemain dalam menjalankan apa yang diinstruksikannya sebagai pelatih.
"Jadi, pemain paham kapan harus defend, attacking, serta kapan transisi. Sama mau kerja keras, itu kuncinya," tegasnya.
Sementara itu, bek Dewa United Achmad Faris bersyukur timnya bisa memenangi laga yang berat kontra PSMS.
"Alhamdulillah, puji syukur bisa memenangkan pertandingan ini. Kuncinya saya rasa kebersamaan tim, mau kerja keras di lapangan, serta mau kompak," ucapnya.
Pada laga kontra PSMS, gol semata wayang Dwi Raffi Angga berhasil mengantarkan Dewa United meraih poin penuh.
Baca Juga: Liga 2 2021: PSIM dan Dewa United Amankan Tiket Semifinal
Dengan kemenangan ini, Dewa United memuncaki klasemen akhir Grup Y dengan raihan 7 poin dari tiga pertandingan, dan lolos ke semifinal Liga 2 bersama PSIM Yogyakarta sebagai runner-up grup.
Tag
Berita Terkait
-
Dewa United Pertahankan Ivar Jenner di Tengah Beredarnya Rumor Transfer Persija Jakarta
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Piala Presiden 2026: Persija Bisa Tersingkir Meski Bantai PSMS Medan
-
Piala Presiden 2026: Persebaya Pastikan Tiket Semifinal usai Tekuk PSMS
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia