Suara.com - Striker Timnas Thailand, Supachai Chaided atau yang banyak orang jkenal juga dengan nama Supachai Jaided, tengah dimabuk rindu pada sang kekasih, Pia Butsakorn jelang duel melawan Timnas Indonesia di final Piala AFF 2020.
Dalam hitungan jam, Thailand dan Indonesia bakal berebut trofi juara Piala AFF 2020, dengan leg pertama final akan dihelat Rabu (29/12/2021) malam WIB ini di National Stadium Singapura.
Jelang duel ini, Supachai sendiri nampaknya sulit fokus. Penyerang klub Buriram United itu tengah dimabuk asmara.
Supachai sepertinya satu detik pun tak bisa jauh dari fan nomor satu dalam hidupnya saat ini sekaligus sang pujaan hati, Pia Butsakorn.
Lewat sebuah foto yang diunggah di akun Instagram pribadinya, penyerang berusia 23 tahun itu memamerkan menu makanan yang ia konsumsi di sela-sela turnamen Piala AFF di Singapura.
Menariknya, dalam unggahan itu Supachai urut menandai akun Instagram sang kekasih, Pia Butsakorn, disertai kata-kata manis menggunakan bahasa daerahnya.
"Aku sangat mencintaimu." tulis pemain beragama Islam itu, disertai dengan emoji kasmaran sambil menandai akun Instagram Pia.
Bisa jadi makanan yang sedang dinikmati oleh Supachai itu adalah kiriman sang kekasih, mengingat unggahan tersebut diunggah ulang oleh Pia.
Hubungan Supachai dan Pia memang sudah cukup lama terjalin, namun baru mulai terendus saat gelaran Piala AFF 2020.
Baca Juga: Bony si Burung Lovebird Prediksi Indonesia Hajar Thailand di Final Piala AFF
Pia sendiri diketahui sempat berprofesi sebagai jurnalis dan media officer Timnas Thailand.
Sementara bukan kali ini saja Supachai mengungkapkan rasa rindu dan cintanya terhadap Pia lewat tulisan di Instagram selama Piala AFF 2020 berlangsung.
Beberapa waktu lalu Supachai juga mengaku sangat merindukan Pia, tepatnya saat Thailand masih melakoni babak penyisihan grup.
[Eko Isdiyanto]
Tag
Berita Terkait
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
Selamat Tinggal Ragnar Oratmangoen! Angkat Kaki dari Dender, Pulang ke Eredivisie?
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026