Suara.com - Laman situs resmi PSSI diretas setelah Timnas Indonesia kalah dengan skor 0-4 dari Thailand pada laga leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu malam.
Adapun yang diretas adalah salah satu laman yang berjudul "Ayo...Tetap Semangat di Laga Kedua", berisi berita soal hasil pertandingan leg pertama final Piala AFF 2020.
Dalam laman tersebut, peretas menyebut dirinya sebagai "Anon7" dan "AnonSec Team". Mereka membuat laman PSSI itu menjadi berwarna hitam dan menyertakan pula lagu "Garuda di Dadaku" yang dapat diunduh.
Selain itu, laman yang diretas juga menampilkan poster Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan dengan gambar wajahnya yang disilang.
Di bawah poster itu tertera tulisan, "Indonesia mainnya bapuk apa karena ketum pssi masuk kamar ganti pemain? Yok indonesia bisa yok, masih ada leg 2, semangat! #opiwan #indonesiajuara".
Tak lupa, peretas menyertakan pula alamat surat elektronik anonganteng@protonmail.com. Sampai Rabu (29/12) malam pukul 23.48 WIB, PSSI belum memperbaiki laman situsnya tersebut.
Tim nasional Indonesia kalah dengan skor 0-4 dari Thailand pada laga leg pertama final Piala AFF 2020 di Stadion Nasional, Singapura, Rabu malam.
Dua dari empat gol Thailand dijaringkan oleh Chanathip Songkrasin dan sisanya disumbangkan Supachok Sarachart serta Bordin Phala.
Hasil tersebut membuat Indonesia harus menang dengan selisih minimal lima gol pada leg kedua untuk menjadi juara. Leg kedua final digelar pada Sabtu (1/1) malam di Stadion Nasional, Singapura. (ANTARA)
Baca Juga: Timnas Indonesia Dibantai Thailand Empat Gol di Leg 1 Final Piala AFF 2020
Berita Terkait
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026