- Ketua BTN Sumardji menegaskan bahwa Piala AFF merupakan turnamen bergengsi bagi Timnas Indonesia karena belum pernah meraih gelar juara.
- Timnas Indonesia dijadwalkan akan kembali berjuang dalam kompetisi Piala AFF pada akhir Juli 2026 mendatang dengan persiapan maksimal.
- Kendala absennya pemain dari Eropa akibat agenda di luar kalender FIFA tidak menyurutkan keyakinan Sumardji terhadap skuad pilihan pelatih.
Suara.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN) yang juga Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Sumardji tidak sepakat dengan sejumlah narasi yang menyebut Piala AFF sebagai turnamen ecek-ecek.
Menurut Sumardji ajang ini tetap bergengsi dengan bukti Timnas Indonesia belum pernah juara.
Adapun dalam waktu dekat ini Timnas Indonesia akan kembali terjun di Piala AFF 2026 pada akhir Juli mendatang.
Dalam perjalanannya, skuad Garuda belum sekalipun menjuarai ajang antartim nasional di Asia Tenggara.
Padahal, tim Merah Putih enam kali tampil di laga final.
Tentu sangat menyayangkan Timnas Indonesia belum pernah merasakan angkat trofi di ajang ini.
Oleh sebab itu Sumardji merasa Piala AFF sangat penting seperti turnamen yang lebih bergengsi. Oleh sebab itu, persiapan timnas Indonesia akan dilakukan dengan maksimal.
"Bagi saya (Piala AFF) sangat tinggi nilainya. Buktinya kita belum (pernah) juara," kata Sumardji dalam acara diskusi Water Break PSSI Pers di Jakarta, Jumat (3/7/2026).
"Kalau orang bilang ini ecek-ecek, Piala Ciki? saya tidak," sambung mantan manajer Timnas Indonesia itu.
Baca Juga: Harry Kane Tempel Lionel Messi di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026
Adapun memang ada sejumlah pihak yang menganggap Piala AFF tidak penting. Ini karena ajang itu tak berlangsung dalam kalender FIFA.
Oleh sebab itulah Timnas Indonesia sulit diperkuat dengan sejumlah nama-nama beken seperti Jay Idzes dan lain-lain. Klub-klub mereka di Eropa kemungkinan besar tidak akan melepas karena ajang bukan bagian dari kalender FIFA.
Meski begitu, Sumardji punya keyakinan besar dengan para pemain pilihan pelatih John Herdman.
"Saya yakin anak anak bisa menjalani apa yang diajarkan coach John. Saya sudah tahu dari 50 pemain sudah pada terbiasa," pungkas Sumardji.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jual Jersey untuk Berobat Anak, Kiper Paraguay Ingin Kalahkan Prancis Demi Pulangkan Baju Miliknya
-
Rayhan Hannan Tak Takut Gempuran Pemain Keturunan, Siap Rebut Kepercayaan Shin Tae-yong di Persija
-
Pelatih Kroasia Semprot VAR Usai Disingkirkan Portugal di Piala Dunia 2026
-
Pertemuan Rahasia dengan DFB, Julian Nagelsmann Siap Mundur dari Timnas Jerman
-
Tersingkir di Piala Dunia 2026, Riyad Mahrez Nyatakan Pensiun dari Timnas Aljazair?
-
Lagi-lagi, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Menterang di Timnas Portugal
-
Melempem Lawan Austria, Lamine Yamal Santai: Terpenting Timnas Spanyol Menang!
-
Pasrah dengan Gaya, Ini Ucapan Pelatih Tanjung Verde Jelang Hadapi Argentina
-
PSSI Prioritaskan SUGBK Jadi Venue FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Pendamping Masih Diseleksi
-
Swiss Singkirkan Aljazair 2-0, Granit Xhaka dkk Melaju ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026