Suara.com - Tira Persikabo melakukan protes keras kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi BRI Liga 1. Hal itu karena mereka harus berlatih dalam gelap karena lampu stadion mati.
Para pemain Tira Persikabo terpaksa berlatih gelap-gelapan pada Selasa (4/1/2022) pukul 18.00 WIB karena lampu Stadion Samudera selaku venue latihan tak kunjung menyala.
Insiden itu terjadi saat tim asuhan Liestiadi menjalani official training jelang menghadapi Arema FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (5/1/2022).
Setibanya di stadion, skuad Laskar Padjajaran --julukan Tira Persikabo-- dibuat terheran-heran lantaran kondisi venue gelap dan tak kunjung menyala hingga sesi latihan berakhir.
"Initinya kita tidak bisa memanfaatkan waktu OT sesuai dengan jam yang diberikan pihak Penyelengara. Karena lampu nyala itu pukul 20.05 saat itu persiapan pulang," kata Media Officer Tira Persikabo, Nandang Permana kepada awak media.
"Jadwal OT kita pukul 19.00 WITA-20.00 WITA. Lampu baru nyala pukul 20.05 WITA saat tim sedang persiapan pulang ke hotel," sambungnya.
Tentunya kejadian itu membuat Tira Persikabo menjalani latihan tak maksimal. Oleh karena itu, manajemen melayangkan surat komplain ke PT LIB, yang dalam surat tersebut berisi kekecewaan tim.
"Sehubung dengan jadwal official training klub Tira Persikabo Selasa tanggal 4 Januari 2022 pukul 19.00 WITA, di mana pada saat melakukan OT lampu stadion Samudra tidak berfungsi dengan baik (tidak menyala), kami dari tim Tira Persikabo dengan ini menyampaikan komplain, sebagai berikut," demikian surat tersebut.
"Kami menyampaikan protes keras atas ketidaksiapan LIB dalam menyediakan venue OT agar tidak terulang dikemudian hari."
Baca Juga: Borneo FC Tancap Gas Hadapi Putaran Kedua BRI Liga 1 2021/2022
"Atas kejadian ini kami kecewa dan dirugikan karena tim Tira Persikabo telah kehilangan kesempatan melakukan OT sesuai jadwal yang ditentukan."
Berita Terkait
-
Borneo FC Siap Hadapi Jadwal Padat di Paruh Kedua BRI Liga 1
-
Dipinjam dari Sriwijaya FC, Obet Choiri Siap Buktikan Kemampuan Bersama Persita
-
Tanpa Didampingi Teco, Bali United Tetap Optimistis Hadapi Persebaya
-
Bruno Dybal Perkuat Persiraja pada Lanjutan Liga 1
-
Bawa Misi Lolos Degradasi, Persiraja Tiba di Bali dan Siap Tempur Hadapi Lanjutan Liga 1
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Malaysia Dibantai Thailand 0-8, Indonesia Lolos ke Semifinal Piala AFF Futsal Wanita 2026
-
2 Mantan Asisten Shin Tae-yong Kini Ramaikan Panggung Super League
-
Petinggi MU Dijatuhi Hukuman Usai Sebut Wasit FIFA Dipakai Mafia
-
Carlos Parreira Akui Kekuatan Persib Bandung, Tegaskan Madura United Tak Gentar
-
5 Kandidat Pemain Pria Terbaik di PSSI Awards 2026
-
PSSI Teledor! AFC Jatuhkan Denda Rp25 Juta Usai Timnas Indonesia U-23 Berlaga
-
Profil Anthony Lopes, Kiper FC Nantes yang Pura-pura Cedera Demi Rekan Setimnya Berbuka Puasa
-
Ole Romeny Masih Seret Gol, Pilihan Pertama Sebagai Timnas Indonesia Terancam
-
Siapa yang Bakal Jadi Pesepak Bola Pria Terbaik versi PSSI, Ini Kandidatnya
-
Sidang CAS Digelar Hari Ini, Malaysia Terancam Gagal Susul Timnas Indonesia ke Piala Asia 2027