Suara.com - Pelatih AS Roma, Jose Mourinho tak senang dengan performa timnya saat meraih kemenangan tipis 1-0 atas Cagliari dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Olimpico, Senin (17/1/2022) dini hari WIB.
Duel Roma vs Cagliari berakhir dengan skor tipis 1-0 setelah Giallorossi cuma mampu mencetak gol lewat penalti Sergio Oliveira pada menit ke-33 meski mendapat banyak peluang menambah keunggulan.
Alih-alih menang meyakinkan, AS Roma yang tampil dominan di laga ini justru hampir saja kehilangan kans membawa pulang poin penuh.
Roma bisa saja mengakhiri laga 1-1 jika kiper Rui Patricio tidak melakukan penyelamatan luar biasa atas tendangan Joao Pedro yang membentur mistar gawang.
Performa tersebut membuat wartawan melontarkan pertanyaan kepada Jose Mourinho dalam konferensi pers pasca laga. Kenapa AS Roma sangat sulit untuk "membunuh" Cagliari dalam laga ini.
Juru taktik asal Portugal itu pun menjawab dengan kalimat singkat bahwa dirinya juga tidak tahu kenapa hal itu bisa terjadi.
"Pertanyaan bagus - saya tidak punya jawaban," kata Jose Mourinho dikutip dari Football-Italia, Senin (17/1/2022).
"Itu adalah pertandingan yang harus dibuat mudah: mencetak gol di awal babak kedua untuk membuat skor menjadi 2-0, kemudian menambah gol lagi mungkin."
"Itu adalah laga yang kami kuasai sepenuhnya, tetapi bisa saja berakhir 1-1 jika Rui Patricio tak melakukan penyelamatan luar biasa."
Baca Juga: Genoa Umumkan Pecat Andriy Shevchenko
Lebih jauh, Mourinho mengakui bahwa kemenangan ini sangat penting, tetapi dia menekankan bahwa AS Roma seharusnya bisa tampil lebih baik dan bisa menang dengan skor yang lebih besar.
"Kami memiliki kendali penuh, namun pertandingan yang seharusnya kami menangkan 4-0 atau 5-0 bisa saja berakhir 1-1," tutur Mourinho.
"Itu sebabnya saya selalu merasa sedikit khawatir. Saya agak khawatir sampai akhir. Setiap kali Anda tidak mematikan permainan, Anda selalu bisa kehilangan poin."
Kemenangan ini membuat AS Roma kembali merebut posisi AS enam klasemen dari rival sekotanya, Lazio. Mereka kini mengumpulkan 35 poin dari 22 laga, setara Lazio tetapi unggul selisih gol.
Berita Terkait
-
Hasil Bola Tadi Malam: Real Madrid Juara Piala Super Spanyol, Laju Kemenangan Inter Terhenti
-
Hasil Lengkap Bola Tadi Malam: Real Madrid Sabet Gelar Juara, Ancelotti Cetak Rekor
-
Hasil Atalanta Vs Inter Milan Berakhir Tanpa Pemenang
-
De Ligt: Kehilangan Cristiano Ronaldo Berimpak Besar buat Juventus
-
Hasil Liga Italia Juventus Vs Udinese: Bianconerri Menang 2-0
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda