Suara.com - Piala Afrika 2021 kembali menyajikan kontroversi. Teranyar, laga Kamerun vs Comoros berakhir tragedi di mana enam penonton tewas, dan belasan lainnya luka-luka.
Melansir BBC Sport, Selasa (25/1/2022), kecelakaan tragis itu terjadi di luar stadion Paul Biya di ibu kota Yaounde yang menjadi venue dari laga Kamerun vs Comoros.
Rekaman video menunjukkan para penggemar sepak bola berjuang untuk mendapatkan akses masuk stadion hingga saling berdesak-desakan.
Naseri Paul Biya, gubernur wilayah tengah Kamerun, mengatakan insiden ini mungkin memakan lebih banyak korban dari data awal yang disampaikan sebagaimana laporan AP News.
Laporan lain mengatakan sejumlah anak telah kehilangan kesadaran.
Stadion ini memiliki kapasitas 60.000 tetapi karena pembatasan Covid tidak dimaksudkan untuk lebih dari 80% penuh.
Pejabat pertandingan dikutip mengatakan bahwa sekitar 50.000 orang berusaha untuk hadir.
Perawat Olinga Prudence mengatakan kepada AP bahwa beberapa yang terluka berada dalam "kondisi putus asa".
Konfederasi Sepak Bola Afrika, CAF mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa "saat ini sedang menyelidiki situasi dan mencoba untuk mendapatkan rincian lebih lanjut tentang apa yang terjadi".
Baca Juga: Daftar Lengkap Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar Piala Afrika 2021
Pertandingan babak 16 besar antara Kamerun dan Comoros tetap berlangsung meskipun ada insiden tersebut. Tuan rumah Kamerun pada akhirnya menang 2-1.
Berita Terkait
-
Hasil Piala Afrika Semalam: Kalahkan Guinea 1-0, Gambia Tantang Kamerun Di Perempat Final
-
Susah Payah Kalahkan Comoros Yang Main Tanpa Kiper Murni, Kamerun Melaju Ke Perempat Final Piala Afrika
-
Klub Malam Populer di Kamerun Terbakar Saat Piala Afrika, 16 Orang Tewas
-
Singkirkan Gabon Lewat Adu Penalti, Burkina Faso Jadi Tim Pertama Lolos Perempat Final Piala Afrika 2021
-
Tunisia Tendang Nigeria Dari Piala Afrika
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Bungkam Kritik, Nathan Tjoe-A-On Bangkit dan Jaga Asa Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Arne Slot Pastikan Cedera Florian Wirtz Tidak Serius
-
Joey Pelupessy Kepergok Balik ke Eredivisie Belanda, Tak Jadi ke Persib?
-
Arteta Puji Mentalitas Arsenal Usai Menang Telak 4-1 di Kandang Tottenham
-
Komentar Bojan Hodak soal Debut 3 Menit Dion Markx, Singgung Posisi dan Asal Kompetisi
-
Bojan Hodak: Saya Tidak Melihat Gol, Saya Membutuhkan Kemenangan
-
Borneo FC Dikalahkan Dewa United, Bojan Hodak: Fokus Tim Sendiri
-
Pemain Keturunan Indonesia Masuk Daftar Transfer Terbaik Liga Inggris
-
Thom Haye Mendadak Tinggalkan Persib Bandung, Bojan Hodak Buka Suara