Suara.com - Sebuah klub malam populer di Yaounde, ibu kota Kamerun terbakar dan menewaskan setidaknya 16 orang. Ledakan diduga berasal dari kembang api yang digunakan di klub.
Menyadur Al Jazeera Senin (24/1/2022), api melalap ruang utama Liv's Night Club di distrik kelas atas Bastos yang merupakan rumah bagi kedutaan dan kediaman diplomat.
Pihak berwenang mengatakan api menyebar ke tempat penyimpanan gas untuk memasak.
"Kami masih dalam tahap penyelidikan untuk mengetahui nama dan kewarganegaraan korban tewas dan luka-luka," kata juru bicara pemerintah Rene Emmanuel Sadi, Minggu.
“Tragedi disebabkan oleh kembang api yang sering digunakan di tempat ini. Awalnya memakan langit-langit gedung, mengakibatkan dua ledakan yang sangat keras, menyebabkan kepanikan dan desakan,” kata kementerian komunikasi.
"Ada ledakan keras dari enam botol gas, menyebabkan kepanikan di lingkungan itu,"ujarnya menambahkan 8 lainnya terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Pusat Yaounde.
Seorang penjaga keamanan yang hadir saat kebakaran mengatakan kejadiannya terjadi sangat cepat.
“Saat itu lewat dari jam 2 pagi dan kebanyakan pelanggan datang sekitar jam 3 pagi… ada banyak korban,” kata satpam itu.
Insiden itu terjadi saat negara itu menjadi tuan rumah bagi ribuan pemain sepak bola, penggemar, dan ofisial pertandingan dari seluruh benua untuk turnamen Piala Afrika selama sebulan.
Dalam sebuah pernyataan, Presiden Kamerun Paul Biya menyerukan agar para pemain dan penggemar AFCON tenang dan meyakinkan keselamatan mereka.
Kejuaraan yang menampilkan tim dari 24 negara itu semula dijadwalkan pada 2021 tapi ditunda karena pandemi virus corona.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Penggeledahan ke-13 Kasus Korupsi, Polisi Sita Dokumen hingga Komputer dari Ruko Cipete
-
Rudal AS Hujani Iran Dua Hari Beturut-turut, Proses Damai di Ambang Kehancuran
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar
-
Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik
-
Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng
-
Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU
-
BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi
-
Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri
-
TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum