Suara.com - Timnas putri Indonesia akan memainkan laga terakhir Grup B Piala Asia Wanita 2022 kontra Filipina pada 27 Januari mendatang. Garuda Pertiwi akan tampil baik atau kembali tercabik?
Filipina menjadi negara ketiga yang akan dihadapi timnas putri Indonesia di fase grup Piala Asia Wanita 2022. Dalam dua matchday sebelumnya, tim asuhan Rudy Eka Priambada hancur lebur.
Timnas putri Indonesia kalah 18 gol tanpa balas dari Australia pada matchday pertama, untuk kemudian dibantai Thailand 0-4 pada Senin (24/1/2022).
Setelah jadi lumbung gol di dua matchday pertama, timnas putri Indonesia akan coba bereaksi positif. Meski demikian, Rudy tak menampik bahwa Filipina tak ubahnya Australia dan Thailand yang akan banyak menyulitkan Garuda Pertiwi di laga nanti.
"Selanjutnya Timnas Indonesia akan menghadapi Filipina. Laga ini juga berat bagi Garuda Pertiwi," kata Rudy dalam konferensi pers usai kaga kontra Thailand, Senin (24/1/2022) malam WIB.
Menurut Rudy pemain-pemain Filipina kaya dengan pengalaman. Berbeda dengan penggawa Timnas Wanita Indonesia, Filipina punya mental yang bagus karena sering diasah dalam kompetisi.
"Hampir semuanya punya paspor Amerika. Mereka punya pemain kuat dan kami harus mempersiapkan diri, bagaimana mereka bermain. Pemain mereka juga punya pengalaman di Amerika Serikat, saya berharap pemain siap," pungkas Rudy.
Timnas Wanita Indonesia masih berpeluang melaju ke perempatfinal setidak-tidaknya melalui skema peringkat ketiga terbaik.
Hal ini dikarenakan perhitungan peringkat grup Piala Asia Putri 2022 menggunakan sistem "head to head" jika ada dua atau lebih tim berpoin sama.
Baca Juga: Hasil Piala Asia Putri 2022: Timnas Indonesia Kembali Telan Kekalahan, Kali Ini Dibantai Thailand
Syaratnya, Indonesia harus menundukkan Filipina dengan selisih minimal lima gol tanpa kebobolan dan Thailand dikandaskan Australia pada pertandingan di hari yang sama.
Tag
Berita Terkait
-
Mental Lemah Timnas Putri Indonesia Bukan Tanpa Sebab, Pelatih Ungkap Masalahnya
-
Jadi Lumbung Gol di Piala Asia Wanita, Timnas Putri Indonesia Gugup dan Kalah Mental
-
Kalah 4-0 dari Thailand, Pelatih Timnas Putri Indonesia Sebut Pemain Belum Punya Mental Bertanding di Internasional
-
Timnas Putri Jadi Bulan-bulanan Di Piala Asia 2022, Dalih Pelatih: Karena Kalah Mental
-
Usai Dihajar Australia, Timnas Putri Indonesia Kini Dibantai Thailand 0-4
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Terkini
-
Soroti Keputusan Wasit, Mauricio Souza Murka Persija Dipermalukan Persib
-
Analisis Sisa Jadwal Arsenal dan Manchester City di Penghujung Liga Inggris, Siapa Juara?
-
Bojan Hodak Merendah Usai Persib Bungkam Persija, Singgung Faktor Keberuntungan
-
Jadi Rival di Piala Asia 2027, Eks Pelatih Real Madrid: Timnas Indonesia Telah Berkembang
-
Carles Puyol Beri Pandangan soal Rumor Alessandro Bastoni ke Barcelona
-
Ukir Sejarah bersama Como, Cesc Fabregas: Kami Bukan Milan, Inter, Juventus atau Napoli
-
Calvin Verdonk Berpotensi Thiago Motta pada Musim Depan
-
Rekor! Lionel Messi Lampaui 100 Kontribusi Gol Tercepat Sepanjang Sejarah MLS
-
Marie-Louise Eta Cetak Sejarah, Pelatih Wanita Pertama yang Menang di Liga Top Eropa
-
Ayah Meninggal Dunia, Hansi Flick Meneteskan Air Mata usai Barcelona Kunci Gelar La Liga