Suara.com - Kiper anyar Madura United asal Korea Selatan, Hong Jeong-nam sangat tertarik belajar bahasa Indonesia sebagai sarana beradaptasi dengan lingkungan barunya dan berinteraksi dengan rekan-rekan satu timnya.
Kiper yang baru pertama kali bermain untuk klub luar Korea Selatan itu mengaku senang bergabung dengan Madura United dan merasakan sambutan yang baik dari seluruh skuad Laskar Sape Kerrab.
Hong langsung menikmati latihan bersama skuad kebanggaan masyarakat Madura itu sejak Jumat pekan lalu, dan langsung berbaur dengan rekan satu tim lainnya.
Dia berharap dukungan keluarga besar Madura United membuatnya bisa cepat berbahasa Indonesia.
Kesungguhan Hong untuk belajar bahasa Indonesia, diakui oleh pelatih fisik Madura United, Sansan Susanpur yang melihat sang kiper menirukan instruksinya baik di dalam maupun luar lapangan.
Sansan membenarkan Hong sering kali menirukan instruksi yang diberikannya dalam bahasa Indonesia, seperti saat menghitung ketika warming-up atau peregangan.
"Saya sering sekali melihat dia mengikuti saya menghitung, satu, dua, tiga dan seterusnya. Dari itu, kemauan untuk tahu bahasa kami (Indonesia) berarti sangat besar," kata Sansan seperti dikutip dari laman resmi Madura United.
Pelatih asal Jawa Tengah tersebut juga menceritakan Hong kerap kali bertanya kepada rekan setimnya mengenai kosa kata dasar yang sering digunakan sehari-hari.
Hong adalah pemain asing terakhir yang direkrut Madura United musim ini untuk mengisi slot Asia pasca Kim Jin-sung yang hijrah ke Barito Putera.
Baca Juga: Persita vs Persija: Marco Motta Cedera, Makan Konate Bisa Tampil meski Sempat Izin
Kehadiran mantan pemain Incheon Hon FC itu melengkapi stok penjaga gawang Madura United yang diisi Muhammad Ridwan, Fawaid Ansory dan Rizki Kusni, setelah Muhammad Ridho absen untuk pemulihan cedera.
Berita Terkait
-
Viral Pemain Timnas Indonesia Diduga Banting dan Cekik Pacar, Clue Away ke Jogja 6 Februari
-
Ramadhan Sananta Bidik Jalan Pulang ke Liga 1, Persebaya Surabaya Siap Menampung?
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
-
Cerita Nenek Jordy Wehrmann Soal Hasrat Cucunya Bela Timnas Indonesia
-
Klasemen Terbaru BRI Super League Usai Persija Jakarta Tekuk MU 2-0 di GBK
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026
-
Ajax Pamerkan Sesi Latihan Maarten Paes, Peluang Debut Lawan Fortuna Sittard Terbuka
-
Tak Lazim, Spanyol Bakal Bawa 4 Kiper ke Piala Dunia 2026?
-
Kekuatan 3 Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Intip Statistik Mentereng Elkan Baggott Bersama Ipswich Town di Piala FA
-
Rekor Maarten Paes Lawan Klub Justin Hubner: Catatan Clean Sheet dan Pesta Gol
-
Psywar Federico Barba ke Ratchaburi FC: Sampai Bertemu di Bandung