Suara.com - Covid-19 kembali membuat pertandingan BRI Liga 1 2021/2022 kembali ditunda. Setelah kemarin duel Madura United kontra Persipura Jayapura, kali ini giliran PSM Makassar vs Persib Bandung.
Adapun duel PSM melawan Persib sejatinya berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Rabu (2/2/2022) pukul 18.15 WIB. Laga harus ditunda karena sebagian besar penggawa Persib Bandung terserang Virus Corona.
Hal ini seperti disampaikan oleh Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno saat konferensi pers virtual, Rabu (2/2/2022) siang. Menurutnya, pemain Persib hanya tersisa 13 yang bisa bertanding sehingga tidak memenuhi syarat regulasi.
"Hari ini rencana ada empat pertandingan yang akan digelar. Berdasarkan hasil tes PCR ada laga yang harus ditunda yaitu PSM vs Persib," kata Sudjarno.
"Hal ini dikarenakan tidak memenuhi satu syarat dan permohonan dari satu klub yaitu Persib karena hasil PCR H-1 jelang pertandingan kemarin itu hasilnya tak penuh syarat karena kurang dari 14 pemain," terangnya.
Setelah melihat hasil PCR di H-1 PT LIB melalui Satgas Covid-19 langsung bertindak untuk melakukan tes ulang pagi tadi. Hasilnya, hanya ada 13 pemain Persib yang dinyatakan negatif Covid-19.
"Kami terus komunikasikan ketika melihat hasil PCR kemarin, lalu kami pastikan lagi PCR tadi pagi kepada tim Persib buat memastikan terkait kekurangan tim. Baik itu pemain inti, cadangan, dan yang sudah dinyatakan positif. Tadi hasilnya jam 1 keluar tersisa hanya 13 pemain," ungkapnya.
Sementara mengenai tiga pertandingan lainnya hari ini tetap berlangsung sesuai jadwal. Yakni PSS Sleman vs Persik, Persita kontra Borneo FC, lalu Persebaya Surabaya melawan PSIS Semarang.
"Sisanya tetap berlangsung sesuai jadwal. Dari empat, hari ini satu yang ditunda," terang Sudjarno.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Persija, Ryuji Utomo Mulai Jalani Tahap Pemulihan Cedera
Adapun kapan pertandingan tunda ini digelar bakal diumumkan oleh PT LIB dalam beberapa hari ke depan melihat situasi dan kondisi.
Berita Terkait
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya, Duel Dua Tim dengan Statistik Nyaris Identik
-
Empat Raksasa Bertemu di Semifinal, Piala Presiden 2026 Menempa Sang Juara
-
Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan