Suara.com - Luciano Spalletti tak bisa menahan emosinya pasca Napoli mengudeta AC Milan di puncak klasemen Liga Italia. Dia menganggap keberhasilan itu sebagai balasan untuk para pengkritik.
Napoli berhasil memuncaki klasemen sementara Liga Italia setelah mengalahkan Lazio 2-1 dalam laga pekan ke-27 Liga Italia, Senin (28/2/2022) dini hari WIB.
Dalam laga di Stadion Olimpico, Roma itu, gol kemenangan Napoli baru tercipta di masa injury time lewat Fabian Ruiz tepatnya pada menit 90+4.
"Semua orang terus mengeluh tim ini tidak memiliki karakter, itu lembut, saya ingin mendengar mereka mengatakan itu sekarang," kata Luciano Spalletti pasca laga dikutip dari Football-Italia, Senin (28/2/2022).
Kemenangan atas Lazio membuat Napoli kini mengoleksi 57 poin dari 27 laga, setara dengan AC Milan di bawahnya tetapi unggul selisih gol.
Posisi Napoli jelas belum aman. Selain AC Milan, Inter juga menguntit di peringkat ketiga dengan koleksi 55 poin dengan satu tabungan laga.
Perlombaan Scudetto kian menarik lantaran pada pekan ke-28, Napoli akan saling bentrok dengan Milan di Stadion Diego Armando Maradona.
"Tim memainkan sepak bola yang bagus di babak kedua, dan memang benar gol ajaib Pedro membuat Lazio menyamakan kedudukan, tetapi kami memiliki banyak peluang sebelum itu," kata Spalletti.
Meski melakukan selebrasi liar di Olimpico, sang pelatih tampak kesal usai kemenangan dan bahkan mengecam kritik.
Baca Juga: Sang Pembunuh Raksasa Kian Perkasa, Kali Ini Hajar Fiorentina 2-1
“Saya pikir secara keseluruhan tim pantas menang," kata Spalletti.
“Tim ini pasti punya karakter. Orang-orang mengatakan kami tidak bisa bermain imbang dengan Cagliari, tetapi mereka pergi untuk mengalahkan Torino di laga tandang hari ini."
“Kami kalah dari Barcelona setelah mendapatkan hasil di Camp Nou, itu salah saya karena saya mengatakan kepada mereka untuk mengambil pendekatan itu."
“Saya melihat suasana buruk di sekitar tim ini, orang-orang mencoba mengatakan kami kurang berkarakter. Saya ingin melihat mereka mengatakan itu sekarang," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Bola Tadi Malam: Liverpool Kalahkan Chelsea, Napoli Tekuk Lazio, Barcelona Menang Telak
-
Hasil Liga Italia: Gol Penalti Tammy Abraham Antar Roma Bekuk Spezia 1-0
-
Sengit! Kalahkan Lazio 2-1, Napoli Gusur Milan Dari Puncak Serie A
-
Max Allegri: Dusan Vlahovic Punya Karakter yang Tak Dimiliki Pemain Juventus Lain
-
Dusan Vlahovic dan Potongan Puzzle Emas yang Benar-benar Dibutuhkan Juventus
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Penampakan Jari Patah Kiper Argentina Emiliano Martnez Jelang Lawan Tanjung Verde
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Harapan Bos Persija Jakarta Usai Victor Dethan Merapat ke Macan Kemayoran
-
Jose Mourinho Pasang Badan untuk Arteta! Sebut Kritik ke Arsenal Hal Tak Masuk Akal
-
Pesan Terakhir Istri Pemain Argentina Sebelum Ditemukan Tewas Bersama Anak di Gempa Venezuela
-
Ada Final Kepagian! Ini Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Dari Anime ke Dunia Nyata: Duel Jepang vs Brasil Seperti Episode Terakhir Captain Tsubasa
-
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Cetak 6 Gol, Messi Jaga Jarak dari Dembele, Mbappe dan Haaland
-
Inggris Lolos sebagai Juara Grup, Thomas Tuchel Malah Pusing Gara-gara Krisis Ini
-
4 Tahun Kerja Keras Berbuah Manis, Kisah Timnas Kongo Guncang Piala Dunia 2026