Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali berjanji akan membantu mempercepat proses naturalisasi pemain keturunan agar bisa segera membela timnas Indonesia.
Proses naturalisasi pemain keturunan dianggap harus segera dipercepat mengingat Kualifikasi Piala Asia 2023 sudah di depan mata.
Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Yordania, Kuwait, dan Nepal, pada ajang yang akan berlangsung dari 8-14 Juni mendatang.
Menpora Zainudin Amali berjanji akan membantu proses percepatan naturalisasi kendati dia menekankan bahwa pengerjaanya harus dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi kendala di kemudian hari. Jika semua dokumen sudah lengkap proses baru bisa dilakukan.
PSSI saat ini tengah melakukan proses naturalisasi terhadap tiga pemain keturunan agar bisa memperkuat skuad Garuda. Mereka ialah Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Shayne Pattynama.
Saat ini baru berkas Sandy dan Jordi yang sudah masuk ke Kemenpora, sedang Pattynama masih dalam proses pengumpulan dokumen yang dilakukan oleh PSSI.
Saat semua dokumen nantinya terkumpul, Menpora Zainudin Amali berjanji akan membantu mempercepat prosesnya. Saat ini ia tak memungkiri kalau proses di Kemenpora sangat detail.
"Administrasi tinggal kami lengkapi dan kami, kan sudah rakor dengan ketum PSSI, begitu selesai administrasinya langsung diproses," kata Zainudin Amali di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (2/3/2022).
“Kami harus hati-hati betul jangan sampai sudah dinaturalisasi tak bisa main. Jadi kami sudah kebut. Begitu masuk di pemerintah saya instruksikan jajaran di Kemenpora agar membantu sesegera mungkin,” samnbungnya.
Baca Juga: Shin Tae-yong Mau Panggil Pemain Timnas Indonesia di Luar Negeri untuk Tampil di SEA Games
Usai dari Kemenpora, proses naturalisasi pemain keturunan akan dilanjutkan ke Kemenkumham. Nantinya di Kemenkumham akan dicek latar belakang para pemain tersebut, soal kemungkinan hal-hal di luar ranah sepakbolanya.
"Intinya, pasti kita percepat targetnya. Itu saja secepat mungkin," pungkasnya.
Selain tiga nama di atas, PSSI tak menutup kemungkinan untuk menaturalisasi beberapa pemain keturunan lain, termasuk kiper Sampdoria, Emil Audero.
Tag
Berita Terkait
-
5 Hits Bola: 3 Alasan Emil Audero Mulyadi Bersedia Perkuat Timnas Indonesia
-
Shin Tae-yong Minta Pemain Timnas di Luar Negeri Tampil di SEA Games 2022
-
Kunjungi PSSI, Dubes RI untuk Yunani Sebut Cyrus Margono Ingin Menjadi WNI
-
Shin Tae-yong Panggil Pemain Klub Luar Negeri buat Tampil di SEA Games 2022
-
Shin Tae-yong Uji Fisik Ronaldo Kwateh Cs di Latihan Perdana Timnas Indonesia U-19
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan