Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong yakin anak asuhannya Pratama Arhan bisa bersaing di klub kasta kedua Liga Jepang, Tokyo Verdy. Hal ini dikarenakan pemain 20 tahun itu memiliki karakter yang disiplin.
Adapun dalam waktu dekat ini Pratama Arhan bakal bertolak ke Jepang untuk segera merapat ke Tokyo Verdy. Sang pemain dilepas PSIS Semarang dengan kontrak durasi dua musim.
Sebelum bergabung, Arhan sering berkomunikasi dengan Shin Tae-yong untuk meminta masukan. Oleh sebab itu, juru formasi asal Korea Selatan tersebut yakin Arhan mampu bersaing dengan ketatnya J-League.
"Memang sebelum ke Tokyo Verdy, Arhan banyak diskusi dengan saya. Tapi menurut saya arhan itu disiplin jadi yakin bisa bersaing dengan baik di sana," kata Shin Tae-yong di Stadion Madya, Jakarta, Rabu (3/2/2022).
"Sepak bola Jepang itu sangat detail. Jadi harus berusaha keras untuk Arhan," sambung pelatih 51 tahun tersebut.
Adapun dalam hal ini Shin Tae-yong mendukung penuh keputusan Arhan bergabung ke Tokyo Verdy. Menurutnya, pemain asal Blora, Jawa Tengah itu bisa menjadi contoh untuk pemain-pemain Indonesia lainnya.
"Jadi menurut saya dia bisa belajar dengan baik dan bisa berikan contoh terbaik pada sepak bola indonesia. Pastinya saya percaya dia bisa jadi pemain yang lebih fokus dalam pertandingan," pungkasnya.
Adapun Prama Arhan sudah meninggalkan klubnya PSIS yang kini sedang bertanding di BRI Liga 1 di Bali. Namun, belum diketahui pasti kapan ia bakal terbang ke Negeri Sakura.
Baca Juga: Reaksi Emil Audero Mulyadi usai Dikabarkan Bakal Jadi Naturalisasi Timnas Indonesia
Berita Terkait
-
Doa Shin Tae-yong untuk Timnas Indonesia Jelang Hadapi Timor Leste di Piala AFF 2026
-
Shin Tae-yong Akui Pemain Asing Baru Persija Belum Memuaskan, Kenapa?
-
Jujur, Kans Shin Tae-yong Loloskan Persija dari Fase Grup Piala Presiden 2026 Sulit
-
Persija Babak Belur di Piala Presiden 2026, STY Ucap Begini Saat Disinggung Kans vs Persib
-
Cuek Performa Pemain Persija di Timnas Indonesia Piala AFF 2026, Shin Tae-yong: Saya Tak Sempat...
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan