Suara.com - Lyon berhasil meraih kemenangan atas Porto dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Europa lewat gol semata wayang Lucas Paqueta yang dalam prosesnya sempat ditinju oleh VAR, Kamis (10/3/2022).
Laga ini sepantasnya dimenangkan tuan rumah Porto karena mereka lebih menekan dan mendominasi lapangan dibandingkan Les Gones --julukan Lyon.
Namun karena ulah sembrono barisan pertahanan mereka pada awal babak kedua membuat Porto memikul tugas berat harus menang lebih dari satu gol di kandang Lyon dalam leg kedua pekan depan di Prancis.
Mendapatkan assist dari Tanguy Dembele, gelandang Lucas Paqueta menembak bola ke arah sudut bawah gawang Porto yang dijaga Diogo Costa pada menit ke-59.
Gol ini tak otomatis disahkan wasit karena ada dugaan terjadi offside sebelum gol tercipta, namun setelah intervensi VAR gol ini akhirnya disahkan wasit.
VAR kembali mengintervensi pertandingan ini pada menit ke-65 ketika tangan Paqueta sempat disangka menyentuh bola sehingga potensi penalti untuk Porto. Tetapi kali ini VAR memutuskan lain, tidak ada penalti untuk tuan rumah.
Porto sempat mengira telah menyamakan kedudukan pada masa injuri babak kedua, namun sebelum gol tercipta bek Porto Chancel Mbemba diduga telah offside. VAR kali ini sepakat dan gol pun dianulir.
Tim asuhan Peter Bosz yang terseok-seok di Liga Prancis musim ini berusaha memenangkan trofi Europa untuk pertama kalinya, demikian Antara.
Susunan pemain kedua tim seperti dikutip laman Liga Europa:
Baca Juga: Xavi dan Kebangkitan Barcelona di Era Modern
Porto (1-4-4-2): Diogo Costa; Joao Mario (Galeno), Chancel Mbemba, Pepe (Ruben Semedo), Zaidu Sanusi; Otavio Edmilson da Silva Monteiro (Francisco Conceicao), Vitor Ferreira, Mateus Uribe, Pepe; Evanilson (Toni Martinez), Mehdi Taremi (Favio Vieira).
Lyon (1-4-2-3-1): Anthony Lopes; Emerson Palmieri, Castello Lukeba, Thiago Mendes, Leo Dubois (Malo Gusto); Tanguy Ndombele, Maxence Caqueret; Karl Toko Ekambi, Lucas Paqueta, Romain Faivre (Houssem Aouar); Moussa Dembele.
Berita Terkait
-
Prediksi Barcelona vs Galatasaray: Head to Head, Susunan Pemain dan Skor Pertandingan
-
Hasil Bola Tadi Malam: Inter Milan Pesta Gol, Sevilla Ditahan Imbang Alaves
-
Hasil Liga Prancis: Romain Faivre Cetak Brace, Lyon Gilas Lorient 4-1
-
Prestasi Roman Abramovich selama 19 Tahun Jadi Pemilik Chelsea
-
Dicoret UEFA dari Liga Europa, Spartak Moscow Merasa Jadi Korban Salah Sasaran
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
I'm Back! Kata-kata Cristiano Ronaldo Usai Cetak Brace, Sindir Lionel Messi
-
Udah Siap Belum? Cristiano Ronaldo Bakal Bawa Portugal Juara Piala Dunia 2026
-
Rekor 60 Tahun Tumbang! Cristiano Ronaldo Jadi Raja Gol Portugal di Piala Dunia
-
Kok Sepi, Mana Suaranya? Sindiran Pedas Sang Kakak Usai Cristiano Ronaldo Cetak Brace
-
Portugal Pesta Gol 5-0 atas Uzbekistan, Cristiano Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah
-
Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak
-
Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel
-
Cedera Cristian Romero Bikin Argentina Cemas Menjelang Babak Gugur Piala Dunia 2026
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Punya Nama Belakang Mirip Kuliner Betawi, Gelandang Jebolan PSG Jadi Incaran Vietnam