Suara.com - Kiper Borneo FC, Angga Saputro kian optimistis menatap sisa laga kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 dengan raihan poin Pesut Etam yang terus menjauhi para pesaingnya di papan tengah klasemen sementara.
Usai mengalahkan Persija Jakarta pada Kamis (10/3/2022) lalu, Borneo FC sudah mengemas 45 poin dan kokoh di peringkat ke-6 klasemen. Sementara PSIS Semarang dan Persija menguntit di peringkat 7 dan 8 dengan koleksi 39 dan 41 poin.
"Terus terang saya dan seluruh pemain sangat senang bisa meraih kemenangan atas Persija. Ini artinya kami bisa menjaga tren bagus setelah menang lawan Persela. Kami harus mempertahankan ritme dan situasi dalam tim yang sudah sangat bagus saat ini," kata Angga, seperti dimuat Antara, Senin (14/3/2022).
Angga yang menggantikan kiper Borneo Gianluca Pandeynuwu saat bertemu Persija mengaku sangat senang timnya bisa menumbangkan Macan Kemayoran.
Kemenangan tersebut tak hanya memperlebar jarak di klasemen, tetapi juga mampu menang back to back atas tim ibu kota tersebut.
Diakuinya, kans untuk semakin menjauh atau setidaknya menjaga jarak dengan lawan bakal lebih terbuka bagi Borneo FC.
Sebab, Borneo FC di pekan ke-31 akan bertemu Persiraja Banda Aceh, tim yang sudah pasti terdegradasi dan bakal bermain di Liga 2 musim depan.
Meski demikian, Angga mengaku tak mau melihat Laskar Rencong sebagai lawan yang bakal mudah dikalahkan meski statusnya sudah terdegradasi.
Seperti diketahui, Angga selama ini kerap menjadi pelapis Gianluca Pandeynuwu, namun Gian yang sebenarnya sudah disiapkan bermain lawan Persela harus disimpan karena hasil PCR menyatakan kiper asal Tomohon tersebut reaktif.
Beruntung, Angga tetap tampil bagus di dua pertandingan terakhir meski lama tak bermain, seraya mendoakan agar Gian bisa segera pulih dan bergabung dalam tim.
"Senang bisa kembali mengisi posisi kiper di tim, tapi saya juga mendoakan agar Gianluca bisa kembali pulih dan bergabung bersama tim. bagi saya persaingan dalam tim itu wajar, tinggal bagaimana pelatih melihat siapa yang lebih siap," tegasnya.
Laga pekan ke-31 Liga 1 2021/2022 yang mempertemukan Borneo FC dengan Persiraja akan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa (15/3) esok.
[Antara]
Berita Terkait
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Nadeo Argawinata Selangkah Lagi Gabung Persija? Begini Faktanya
-
Mulai Berlangsung November Mendatang, Persib dan Borneo FC Dapat Keistimewaan di League Cup
-
Cara Semen Padang Rekrut Stefano Lilipaly: Dari Video Call hingga Bujuk dengan Ini
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Pramuka Masa Kini, Masih Relevankah Morse ketika Semua Ada di Google?
-
Jangan Habiskan Long Weekend di Rumah Saja, 8 Film Indonesia Ini Siap Temani Liburanmu!
-
Update Gempa Flores, NTT: 1 Korban Meninggal Dunia di Pelabuhan Laurentius Say Maumere
-
Gubernur NTT: Saya Terima Laporan Korban Gempa Bumi 5 Orang Meninggal
-
3 Contoh Teks Sambutan pada Malam Tirakatan 17 Agustus untuk Ketua Panitia
-
Drama Begal Boneka Labubu Berakhir Malu: Remaja Jati Agung Dibui Buat Laporan Palsu
-
Detik-detik Warga Tercebur ke Laut Saat Gempa NTT Guncang Pelabuhan Laurentius Say
-
Verifikasi BNPB: Korban Meninggal Gempa Bumi NTT 1 Orang
-
Marco Bezzecchi Sempat Overthinking, Bukti Cedera Tak Hanya Serang Fisik
-
Bursa Mineral Indonesia Mulai 2027, RI Ingin Tentukan Harga Komoditas Strategis Sendiri