Penikmat sepak bola Asia Tenggara sempat dibuat terheran dengan aksi Asnawi Mangkualam, khususnya bagi penggemar timnas Singapura mungkin jengkel.
Hal itu tak lepas dari aksinya berterima kasih kepada pemain timnas Singapura, Faris Ramli yang gagal melakukan tugasnya sebagai eksekutor penalti.
Momen ini terjadi di semifinal Piala AFF dan saat itu Singapura memiliki kesempatan mengamankan tiket ke final andai eksekusi Faris berhasil berbuah gol.
Mulai dari media Singapura hingga banyak media lain yang menyorot aksi Asnawi, tak sedikit yang menganggap sikap pemain Ansan Greeners itu keterlaluan.
Masih ingat dengan aksi Terens Puhiri? berlari sekencang chettah dan berhasil mencetak gol saat masih berseragam Borneo FC.
Pekan ke-31 Liga 1 2017 dalam laga Borneo FC melawan Mitra Kukar, kecepatan berlari Terens sebelum mencetak gol membuat dunia terhenyak.
Globe Esporte salah satu media asal Brasil, menjadi satu dari sekian banyak media luar negeri yang menyorot aksi Terens.
Baca Juga: Calon Lawan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia Dihajar Thailand 2-0
Dan bahkan menyebut kecepatan lari Terens layaknya pemegang rekor dunia lari 100 meter, Usain Bolt.
Di Inggris, Daily Mail sempat melempar pujian kepada Terens dan menyebut kecepatan larinya melebihi kecepatan lari milik Leroy Sane yang saat itu masih bermain untuk Manchester City.
Puncak karier tertinggi Rochy Putiray di level klub bisa jadi terjadi saat ia bermain untuk Kitchee SC, klub asal Hong Kong.
Momen terbesar yang dialami muncul dalam laga uji coba melawan AC Milan di penghujung tahun 2004 di Hong Kong.
Bermain melawan para pemain yang sedang bersiap untuk Piala Eropa 2004, Rochy sebagai pemain asal Indonesia menunjukkan kualitasnya.
Di hadapan Andriy Shevchenko, Serginho hingga Paoli Maldini tak sanggup menghentikan keperkasaan Rochy, AC Milan pun tumbang dengan skor 2-1.
Menariknya dua gol kemenangan Kitchee SC dalam pertandingan tersebut lahir dari aksi Rocky Putiray.
Penulis: Eko Isdiyanto
Tag
Berita Terkait
-
Jepang Penjaga Marwah Asia: 11 Pertandingan Tak Terkalahkan Lawan Tim Eropa
-
Prediksi Uruguay vs Spanyol: Taktik Bielsa dan De la Fuente Demi Juara Grup
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Benteng Terakhir Arema FC! 4 Penjaga Gawang Siap Tempur di Super Legue 2026/2027
-
3 Fakta Menarik Jelang Selandia Baru vs Belgia, Laga Hidup Mati di Grup G Piala Dunia 2026
-
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Prediksi Superkomputer: Ini 8 Tim yang Bakal Lolos Lewat Jalur Peringkat 3 Terbaik Piala Dunia 2026
-
Korea Selatan Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Legenda Manchester United Buka Suara
-
2 Rekor Buruk Coreng Wajah Jerman usai Dihajar Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
-
Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan
-
Tebar Ancaman ke Brasil di 32 Besar Piala Dunia 2026, Hajime Moriyasu: Jepang Punya Peluang Menang